Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 11:19 WIB

Catatan Bank Dunia dalam 20 Tahun

Migrasi Pekerja di Asia Tenggara Capai 6,7 Juta

Oleh : Monica Wareza | Senin, 9 Oktober 2017 | 15:54 WIB
Migrasi Pekerja di Asia Tenggara Capai 6,7 Juta
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bank Dunia melaporkan telah terjadi sebanyak 6,7 juta pekerja migran di kawasan Asia Tenggara dalam kurun waktu 20 tahun sejak 1995-2015.

Kepala Ekonom Bank Dunia Wilayah Asia Timur dan Pasifik, Sudhir Shetty mengatakan dengan kebijakan yang tepat, negara- negara pengirim dapat memperoleh keuntungan ekonomi dari migrasi keluar. Negara pengirim harus memberikan perlindungan kepada warga negaranya yang memilih bermigrasi untuk mencari pekerjaan.

"Di negara penerima, jika kebijakan migrasi sesuai dengan kebutuhan ekonomi, pekerja asing dapat mengisi kekurangan tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata dia melalui video conference di Kantor Bank Dunia Cabang Indonesia di Jakarta, Senin (9/10/2017).

Sementara itu, tiga negara favorit yang menjadi tujuan bekerja di kawasan ini adalah Malaysia, Siangapura dan Thailand dengan akumulasi sebesar 96% atau sebesar 6,5 juta pekerja yang menuju ke kawasn ini.

Adapun negara Thailand menjadi destinasi utama bagi para pekerja migran, yakni sebesar 55% atau setara dengan 3,68 juta pekerja migran.

Myanmar tercatat sebagai negara terbesar pertama yang menyumbangkan pekerjanya di kawasan ini dengan jumlah sebesar 33% dari total pekerja migran yang tercatat oleh Bank Dunia atau setara dengan 2,2 juta pekerja.

Sementara itu, Indonesia berada di posisi kedua terbanyak yang mengirim warganya bekerja di kawasan Asia Tenggara dengan persentase sebesar 18% dari total pekeja migran atau setara dengan 1,2 juta. Namun, jumlah pekerja yang masuk ke Indoneisa hanya sebesar 67.000 orang. [hid]

Komentar

 
x