Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 02:34 WIB

Legian Beach Festival Ajang Unjuk Gigi UMKM

Oleh : Dewa putu sumerta | Selasa, 10 Oktober 2017 | 06:09 WIB
Legian Beach Festival Ajang Unjuk Gigi UMKM
Legian Beach Festival (LBF) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Legian - Tahun ini, Legian Beach Festival (LBF) kembali digelar untuk yang kesepuluh kalinya. Temanya Explore Indonesia, mulai 11-15 Oktober 2017.

Selain sebagai ajang promosi wisata di Bali, festival bergengsi ini juga menjadi ajang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) unjuk gigi. "Kegiatan ini juga dirancang untuk memberi peluang kepada Kabupaten atau Provinsi dari luar Bali untuk ikut mempromosikan potensi pariwisata yang dimiliki," kata Ketua Panitia Pelaksana LBF ke-10 Nyoman Sarjana di Legian, Bali, Senin (9/10/2017).

Sarjana mengaku, destinasi di Bali merupakan tempat berpromosi yang efektif bagi Kabupaten maupun Provinsi di luar Bali. Mengingat Bali menjadi daerah tujuan utama pariwisata di Indonesia yang sudah sangat dikenal para wisatawan mancanegara dari seluruh pelosok dunia.

"Promosi dapat dilakukan nanti melalui stand-stand yang telah disiapkan guna menampikan keunikan atau kekhasan yang dimiliki dari masih-masing daerah. Panitia akan menyiapkan 100 stand pameran yang sebagian besar akan diisi oleh para UMKM lokal," ungkapnya.

Sarjana menjelaskan, sejumlah peserta di luar daerah yang ikut yaitu, dari Kota Bandung, Banyuwangi dan Bogor serta lainnya. Dimana mereka akan memamerkan aneka produk yang unik dari masing-masing daerah khususnya dari para pelaku UMKM.

Menariknya, sambung Sarjana, jika LBF pertama para peserta diberikan stand gratis tidak mau dimanfaatkan dengan baik. Kali ini justru membayarpun masyarakat siap. "Itu menunjukan bahwa LBF sebelumnya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelasnya.

Lebih jauh diterangkan Sarjana, LBF kali ini ditetap dikemas dalam konsep bernuasa tradisional dan modern yakni panggung akan ditampilkan kesenian tradisional seperti tari Cak dan Barong dan kesenian dari India.

Untuk pembukaan LBF nanti akan dilakukan pada 11 Oktober yang diawali dengan parade atau karnaval dimulai dari pantai depan Padma Hotel menuju ke Melasti Stage.

Bendesa adat Legian, IGN Sudiarsa menambahkan, penyelenggaraan LBF akan terus dilaksanakan tiap tahunnya dan secara berkesinambungan. Hal ini perlu ditegaskannya karena di masyarakat sempat muncul semacam keraguan akan pelaksanaan LBF tahun kesepuluh ini.

"Melalui LBF ini kita ingin menunjukan esksistensi adat budaya kita yang terjaga. Suasana kedamaian, semangat masyarakat yang berlandaskan kebersamaan dan kegotongroyongan," terangnya.

"LBF ini sekaligus untuk menghibur kecemasan warga dan wisatawan serta untuk menekankan kalau kondisi Bali masih aman meski Gunung Agung berstatus Awas," tambahnya. [ipe]

Komentar

 
x