Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 22:07 WIB

DJP Putar Otak Target Penerimaan Pajak Siaga Satu

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 10 Oktober 2017 | 11:26 WIB
DJP Putar Otak Target Penerimaan Pajak Siaga Satu
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hingga akhir September 2017 target penerimaan pajak baru sekitar 60% atau Rp770,7 triliun dari target APBN-P 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun. Artinya target pajak tersebut masih kurang 40% atau Rp513 triliun.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pun siaga satu melihat capaian penerimaan pajak tersebut, segala upaya akan dilakukan untuk bisa mengejar kekurangan target pajak.

"Ya kita akan ekstensivikasi. Termasuk di dalamnya tindak lanjut pasca-tax amnesty, itu saja yang kami optimalkan," kata Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan (PKP) PajakYon Arsal, di Kantornya, Jakarta, Senin (9/10/2017) malam.

Yon menambahkan, total capaian penerimaan hingga September ini sudah lebih baik dari tahun lalu yang hanya 58%.

"Per September 60%. Ini lebih bagus dibanding tahun lalu 58% periode yang sama," jelasnya.

Menurutnya,tax amnestymemang berkontribusi dalam penerimaan. Meski demikian, ia menilai tanpa faktor program pengampunan pajak ini total penerimaan masih akan tumbuh 12,6%.

"Kalau keluarkan faktortax amensty, kalau keluar masih tumbuh 12,6%. Sinyal ekonomi relatif masih bagus," katanya.

Asal tahu saja, per September 2017 ini, penerimaan pajak baru sekitar 60% atau baru Rp770,7 triliun dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun. Artinya masih kekurangan Rp513 triliun.

Realisasi tersebut juga ternyata mengalami kontraksi atau turun 2,79% secara year on year (yoy).

Rinciannya, penerimaan pajak di luar Pajak Penghasilan Minyak dan Gas Bumi (PPh Migas) sebesar Rp 732,1 triliun atau 59% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 4,70% (y-o-y).

Untuk PPh Non Migas sendiri sebesar Rp418 triliun atau 56,3% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan juga minus 12,32% (y-o-y). Selanjutnya PPN & PPnBM sebesar Rp 307,3 triliun atau 64,6% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan 13,70% (y-o-y). [jin]

Komentar

 
x