Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:33 WIB

Menteri Budi Bangun Rel Eks Belanda Dalam Mimpi

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:10 WIB
Menteri Budi Bangun Rel Eks Belanda Dalam Mimpi
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI), Edi Sukmoro - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ingin mengaktifkan kembali (reaktivasi) jalur kereta api peninggalan Belanda di Jawa, Sumatera, dan Madura.

Selama ini, rel KA peninggalan kumpeni itu, banyak yang tidak berfungsi alias mati. Bahkan tak sedikit yang menghilang. Nah, Kemenhub berencana untuk reaktivasi jalur KA tersebut. Salah satunya adalah jalur Bandung-Ciwidey. Sayangnya, rencana bagus ini tidak disokong anggaran. Jadi, sama dengan mimpi.

"Cuma persoalannya Bandung-Ciwidey kita butuh biaya reaktivitasi. Kalau kereta api bisa akses ke sana tentu membantu," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI), Edi Sukmoro di JIExpo, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Edi mengatakan, nilai investasi untuk reaktivasi jalur kereta Bandung-Ciwidey masih dihitung. Pasalnya, saat memasuki kota ada jalur yang harus dibuat melayang (elevated).

"Sebagian kota harus elevated karena sudah padat dengan bangunan. Elevated itu mahal. Di dalam kota dia naik. Lahan ada yang punya KAI dan sedang masih dalam proses,"ujarnya.

Asal tahu saja dari total sekitar 6.500 kilometer (km) rel jaman Belanda, ada sekitar 2.500 km yang berstatus mati, terbanyak di Jawa dan Madura yang panjang rel matinya 1.600 km.

Bahkan beberapa diwilayah ada rel kereta terbengkalai dan beberapa bagian sudah hilang, bahkan diatasnya sudah ada pemukiman warga. [ipe]

Komentar

 
x