Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 02:32 WIB

Negara Borong Saham Freeport, Fadel Tanya Duitnya

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 12 Oktober 2017 | 06:09 WIB
Negara Borong Saham Freeport, Fadel Tanya Duitnya
Anggota DPR Komisi VII, Fadel Muhammad - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPR Komisi VII, Fadel Muhammad menyebut isu pendanaan menjadi pekerjaan terbesar pemerintah ketika divestasi PT Freeport Indonesia sebesar 51% disepakati.

Saat ini, pemerintah memang telah menyiapkan instrumen dengan membentuk holding BUMN pertambangan yang terdiri dari PT Inalum, PT Antam, PT Bukit Asam dan PT Timah. Tetapi, harus sangat hati-hati. "PR besar pemerintah siapkan anggaran pembelian saham. Sumbernya dari mana? ,"kata Fadel di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Fadel menuturkan, saat ini Dirut Inalum yang baru, Budi Gunadi Sadikin, telah menyiapkan pendanaan senilai US$500 juta untuk membeli saham Freeport.
Adapun, Fadel juga menyinggung, dalam hal ini, pemerintah juga harus memecah munculnya pemburu rente yang masuk ke skema divestasi.

"Poin krusial kalau tidak dikelola dengan benar akan kuras kantong pemerintah dan memperkaya beberapa kelompok," tutur mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden SBY ini.

Bila divestasi saham 51% maka pemerintah otomatis menjadi pemegang saham mayoritas, dimana akan membeli manajemen, alat, teknologi dan lain-lain.

"(Jadi) saham ini maunya siapa? Ini maunya Presiden Jokowi untuk nasionalisasi Freeport sangat keras. Sehingga menteri-menteri terpaksa terus negosiasi dan mencari dana," terangnya.

Saat ini, saham pemerintah di Freeport Indonesia baru mencapai 9,36%. Pihak Freeport harus mendivestasikan lagi sahamnya kepada pihak nasional minimal 41,64% agar mencapai ketentuan sebesar 51%.[ipe]

Komentar

 
x