Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 09:39 WIB

KBRI Hanoi Dorong 21 Bos Potensial Sambangi TEI

Oleh : - | Jumat, 13 Oktober 2017 | 18:09 WIB
KBRI Hanoi Dorong 21 Bos Potensial Sambangi TEI
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - KBRI Hanoi berperan aktif dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 di ICE BSD, Serpong. Sedikitnya 21 pengusaha potensial Vietnam menghadiri acara tersebut. Diharapkan tercipta transaksi sesuai target.

Berdasarkan siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Hanoi kepada media di Jakarta, Jumat (13/10/2017), para pengusaha potensial itu, bergerak di bisnis beragam. Mulai dari produk makanan, minuman, kerajinan dan produk kreatif, pertanian, hingga kayu dan mesin industri.

Tahun ini, TEI yang digelar kementerian perdagangan, diikuti sekitar 4.500 buyers dari 79 negaram termasuk Vietnam. Acara tahunan ini digelas 11-15 Oktober 2017. Dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Suryana Sastradireja, Minister Counsellor dan Ekonomi, KBRI Hanoi yang mendampingi pengusaha Vietnam, mengatakan, tahun ini, KBRI Hanoi membawa 21 potensial buyers dari 13 perusahaan. Terdiri dari delapan perusahaan dari Vietnam bagian utara. Ditambah lima perusahaan dari Vietnam bagian selatan.

"Mereka memiliki bisnis produk makanan, minuman, kerajinan dan produk kreatif, produk pertanian, produk kayu dan mesin industri. Semuanya sedang aktif mencari mitra bisnis potensial untuk melakukan bisnis dengan pengusaha Indonesia," terang Suryana.

KBRI juga mengikutsertakan pengusaha Vietnam dalam program business forum dengan KADIN Indonesia dan BKPM serta melakukan business matching dengan mitra potensial pengusaha Indonesia.

Diharapkan keikutsertaan KBRI pada TEI ke-32 kali ini dapat meningkatkan transaksi. Pihak KBRI menargetkan tercipta transaksi lebih besar ketimbang tahun lalu yang mencapai US$3.570.000.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Vietnam, Ibnu Hadi menyampaikan, kedekatan hubungan antara Indonesia dan Vietnam, seyogyanya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi serta kontak antarindividu.

Kedua negara memiliki potensi dan daya beli yang kuat bila dinilai dari jumlah penduduk masing-masing yang relatif besar di antara negara-negara anggota ASEAN.

KBRI Hanoi mendukung dan mendorong pengusaha Vietnam untuk mengikuti TEI sebagai ajang promosi perdagangan yang dapat meningkatkan nilai perdagangan dan investasi kedua negara.

Pada 2016, neraca perdagangan Indonesia-Vietnam mengalami surplus untuk pihak Indonesia sebesar US$352,74 juta setelah dalam lima tahun terakhir (2011-2015) selalu negatif.

Dalam delapan bulan pertama tahun 2017 (Januari-Agustus 2017), total perdagangan Indonesia-Vietnam mencapai US$4,19 miliar, atau naik 24,80% dibandingkan periode sama di 2016. [tar]

Komentar

 
x