Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 00:55 WIB

Warga Sambas Nikmati BBM Satu Harga

Oleh : Uji Sukma Medianti | Minggu, 15 Oktober 2017 | 21:42 WIB
Warga Sambas Nikmati BBM Satu Harga
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Masyarakat di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat tak perlu lagi pergi ke kota untuk dapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Pemerintah lewat PT Pertamina (Persero) telah meresmikan SPBU Modular yang letaknya berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. "Sekarang kami tidak susah lagi mendapatkan BBM. Hadirnya SPBU kami harap juga dapat mendorong perekonomian khususnya infrastruktur (jalan) di Sambas," ujar Atbah Romin Suhaili, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dalam keterangan resmi, Minggu (15/10/2017).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Harya Adityawarman mengungkapkan, BBM di SPBU ini akan disalurkan secara langsung kepada konsumen pengguna dengan harga yang telah ditetapkan oleh Pemerintah sehingga akan mendorong perkembangan perekonomian daerah.

"Bila sebelumnya warga membeli BBM secara eceran dengan harga Rp 7.500-9.000 per liternya, sekarang warga dapat membeli BBM dengan harga yang sama dengan wilayah lain, Rp6.450 per liter untuk premium dan Rp5.150 per liter untuk solar," terang Harya.

Lebih lanjut Harya menjelaskan, peresmian SPBU Modular Paloh merupakan titik yang ke-26 dari Program BBM Satu Harga yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi.

"Program ini bertujuan agar harga BBM yang sama dapat dinikmati oleh rakyat di seluruh Indonesia, khususnya di kawasan timur dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar)," ujar Harya.

General Manager MOR VI PT Pertamina (Persero) Yanuar Budi Hartanto menegaskan bahwa peresmian BBM Satu Harga di Paloh ini merupakan simbol komitmen wujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Salah satu tantangannya adalah sulitnya mencari investor untuk membangun SPBU di daerah remote. Dalam pembangunan disini, infrastruktur menjadi kendala utama, tercatat 3 kali mobil Pertamina amblas dan mobil tangki tidak bisa menyeberang sungai," ungkap Yanuar.

Peresmian SPBU Modular Paloh ditandai dengan pengguntingan pita oleh Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar didampingi Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Harya Adityawarman, General Manager MOR VI PT Pertamina (Persero) Yanuar Budi Hartanto, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, anggota Komisi VII DPR RI Katherine Angela Oendoen. [hid]

Komentar

 
Embed Widget

x