Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 09:09 WIB

HPS ke-37 Strategis Wujudkan Lumbung Pangan Dunia

Oleh : - | Jumat, 20 Oktober 2017 | 02:37 WIB
HPS ke-37 Strategis Wujudkan Lumbung Pangan Dunia
Acara makan bersama atau saprahan pada saat Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-37 yang diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/10/2017). - (Foto: HPS)
facebook twitter

INILAHCOM, Pontianak - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Agung Hendriadi mengatakan, tahun 2035 Indonesia akan mengalami bonus demokrafi dimana jumlah tenaga kerja cukup besar. Untuk itu perlu didukung penciptaan tenaga kerja yang prospektif dan inovatif serta modern di bidang pangan mewujudkan Indonesia lumbung pangan 2045.

Agung mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan pada pembukaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-37 yang diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/10/2017). "Karena itu tema HPS ke-37 tahun ini sangat strategis menyongsong bonus demografi 2035 itu," ungkap Agung yang juga penyelenggara HPS ke-37.

Peringatan HPS kali ini bertujuan untuk mendorong usaha pangan berkelanjutan yang nantinya akan berdampak pada perekonomian, dan sosial secara langsung kepada masyarakat. Selain itu juga sebagai sarana informasi kepada masyarakat dan dunia atas pencapaian pembanguan pertanian selama tiga tahun terakhir ini, sebagai cita-cita bersama menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Menggerakkan generasi muda dalam membangun pertanian mencapai Indonesia lumbung pangan dunia merupakan tema nasional yang diangkat, mengacu pada masalah yang dihadapi saat ini dan cita-cita besar Indonesia. "Untuk itu kami hadirkan para pemuda, universitas, dan organisasi pemuda hadir pada acara ini," tambahnya.

Pameran kali ini menurut Agung agak berbeda, karena selain ada pameran indoor dan outdoor untuk memberikan kesempatan seluasnya kepada dunia usaha untuk menunjukkan kontribusinya terhadap pembangunan pertanian disamping institusi pemerintah, juga ada seminar dan diplomatik tour, lomba cipta menu, panen padi diperbatasan Kalimantan Barat seluas 100 hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat membuka pelaksanaan HPS ke-37 di Pontianak mengatakan, HPS kali ini bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu mewujudkan swasembada di bidang pangan. "Kita bisa memberi makan penduduk tanpa impor. Sekarang tak lagi impor beras dan jagung. Bahkan sudah mulai mempersiapkan ekspor komoditas lainnya," ujar Amran.

Pada saat pembukaan HPS juga diberikan penghargaan kepada pemenang Gerakan Tanam Cabe (Gertam) yang diikuti perwakian dari Tim Penggerak PKK se-Indonesia. Keluar sebagai juara pertama yakni TP PKK Desa Fodo, Kecamatan Gunung Sitoli Selatan, Kabupaten Gunung Sitoli, Sumatera Utara. Kedua, TP PKK Desa Maduretno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dan juara ketiga KWT Kartini, Desa Sidodadi, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.[*]

Komentar

 
x