Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 06:06 WIB

KEK Ke-4 Bertema Pariwisata Diresmikan Jokowi

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 01:09 WIB
KEK Ke-4 Bertema Pariwisata Diresmikan Jokowi
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bertema pariwisata di Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Ini yang keempat setelah Sei Mangkei, Tanjung Lesung dan Palu.

"Mandalika akan menjadi satu kawasan pariwisata besar, yang akan memberikan dampak yang besar bagi Nusa Tenggara Barat," kata Jokowi di Mandalika, Jumat (20/10/2017).

Dalam peresmian ini, Jokowi didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir.

Turut mendampingi presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Selanjutnya Darmin mengatakan, KEK Mandalika merupakan bagian dari langkah-langkah strategis membangun Indonesia secara menyeluruh. "Pembangunan harus menyentuh wilayah-wilayah belum berkembang dan wilayah-wilayah belum tersentuh atau pinggiran," kata Darmin.

Darmin menjelaskan, berbagai infrastruktur prioritas, seperti jalan tol, pelabuhan, bandar udara, waduk, pembangkit listrik, serta sistem telekomunikasi modern, segera dapat terwujud di daerah-daerah di seluruh Indonesia agar masyarakat dapat ikut menikmati hasil kemerdekaan.

"Masyarakat kita tidak boleh hanya menjadi penonton, harus ada rancangan ke depan dan kerjasama yang konstruktif agar kita bisa membangun daya saing yang kompetitif," tegas Darmin.

Darmin meminta agar gubernur, bupati dan kementerian terkait dapat segera mengambil langkah yang diperlukan agar KEK ini bisa sesegera mungkin bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Guna menarik aliran investasi ke KEK, pemerintah telah mengeluarkan Perpres 91/2017 tentang Kebijakan Percepatan Kemudahan Berusaha.

Dengan demikian, Dalam kebijakan ini, investor yang akan berinvestasi di KEK diberi banyak kemudahan, insentif serta fasilitas agar mereka dapat segera merealisasikan investasinya.

"Kemudahan Berusaha diharapkan mampu dimanfaatkan investor ke KEK. Itu salah satu instrumen untuk mengejar ketertinggalan di luar Jawa," kata Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini.

Pemerintah menargetkan hingga tahun 2019 akan terwujud 25 wilayah sebagai KEK. Kini, sudah terdapat 12 KEK yang ditetapkan, 8 KEK bertema manufaktur dan 4 KEK bertema kepariwisataan.

Adapun tujuan pembangunan KEK, adalah, pertama, mempercepat pembangunan, terutama di luar Pulau Jawa. Kedua, mengurangi kesenjangan intra dan inter-wilayah. Ketiga, meningkatkan nilai tambah dan rantai nilai atas bahan mentah atau sumber daya alam nasional. [ipe]

Komentar

 
x