Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 09:10 WIB

Cukai Tembakau Naik, Siap-siap Inflasi Tinggi

Oleh : - | Kamis, 26 Oktober 2017 | 08:09 WIB
Cukai Tembakau Naik, Siap-siap Inflasi Tinggi
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo mengingatkan, penaikan cukai tembakau 10,04% per 1 Januari 2018, bakal mengerek inflasi.

Ditemui di kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/10/2017), Yustinus memerkirakan peningkatan cukai tembakau tersebut dapat berdampak menambah laju inflasi 0,1%-0,2%.

Kata Yustinus, hal tersebut dikarenakan rokok menjadi salah satu penyumbang terbesar pada laju inflasi setelah sembako. "Ada pengaruh pada inflasi tapi pasti dikelola semua itu. Saya belum bisa hitung, namun kalau 10 persen kenaikan cukai berarti ini 0,1-0,2 persen untuk inflasi karena komponennya besar," kata Yustinus.

Sebelumnya, pemerintah akan menaikkan cukai tembakau rata-rata 10,04% yang berlaku pada 1 Januari 2018. Keputusan menaikkan cukai tembakau itu ditetapkan dalam rapat internal yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Kamis (19/10/2017).

Saat ini, tarif cukai tembakau di Indonesia berada pada kisaran 35%, atau masih di bawah anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan tarif cukai tembakau sebaiknya minimal 66% dari harga jual eceran.

Yustinus melanjutkan, kenaikan cukai tembakau, tergolong masih moderat dan bisa ditolerir menjadi batas yang tidak memberatkan. "Yang penting tidak berdiri sendiri atau sekadar menaikkan karena akan menimbulkan distorsi. Tetapi kalau diiringi perbaikan, seperti pengawasan untuk yang ilegal, itu masih fair," kata Yustinus. [tar]

Komentar

 
x