Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 12:52 WIB
 

Porsi Besar Kredit Bank Pelat Merah Ini ke UMKM

Oleh : - | Jumat, 27 Oktober 2017 | 09:09 WIB
Porsi Besar Kredit Bank Pelat Merah Ini ke UMKM
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Seretnya pembiayaan (kredit) perbankan untuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), bikin miris. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan 80% dari total pembiayaan di tahun ini.

Direktur Utama BRI, Suprajarto mengatakan, UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional saat ini memiliki akses pembiayaan perbankan yang masih terbatas.

"Ke depan, BRI akan terus berupaya agar portofolio pembiayaan UMKM mencapai 80 persen dari total kredit yang disalurkan sehingga secara tidak langsung Bank BRI mampu memberikan multiplier effect terhadap perekonomian nasional," ujar Suprajarto di Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Hingga triwulan III-2017, kredit BRI mencapai Rp694,2 triliun. Atau tumbuh 10,03% ketimbang periode yang sama di 2016 sebesar Rp630,9 triliun.

Dari total kredit yang disalurkan itu, sektor UMKM mendominasi penyaluran sebesar 75,8%. Atau setara Rp526,5 triliun, tumbuh 14,2% ketimbang periode sama di 2016. Kredit sektor UMKM mencapai Rp526,5 triliun terdiri dari kredit mikro Rp229,3 triliun, kredit konsumer Rp108,2 triliun, kredit ritel dan menengah Rp176,4 triliun dan kredit program Rp12,6 triliun.

Tidak hanya memberikan akses pembiayaan, lanjut Suprajarto, perseroan berupaya agar pelaku UMKM di Indonesia bisa naik kelas. Keinginan Bank BRI untuk menaikkelaskan pelaku UMKM khususnya bagi usaha berskala mikro, yaitu agar mereka mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usahanya sehingga memiliki daya saing yang lebih baik.

"Strategi yang dilakukan Bank BRI salah satunya melalui digitalisasi UMKM dengan melakukan pengembangan di bidang teknologi, beberapa di antaranya yakni platform e-pasar, e-UMKM interaktif serta pengembangan agen BRILink," ujar Suprajarto.

Suprajarto menambahkan, BRI juga akan terus berkomitmen menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang untuk tahun ini perseroan mendapatkan jatah untuk menyalurkan KUR sebesar Rp71 triliun.

Dari Januari hingga awal Oktober 2017, Bank BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp53,8 triliun kepada 2,9 juta debitur baru atau setara 75,8 persen dari target. Posisi saat ini sudah 40 persen dari Rp53,8 triliun atau sekitar Rp21,5 triliun tersalurkan ke sektor produktif. "Ini sesuai arahan dari Presiden dimana agar KUR difokuskan ke sektor produktif," ujar Suprajarto. [tar]

Komentar

x