Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 00:59 WIB

Elektronifikasi Tol, Petugas Gerbang Tol Kena PHK?

Oleh : Uji medianti | Selasa, 31 Oktober 2017 | 02:39 WIB
Elektronifikasi Tol, Petugas Gerbang Tol Kena PHK?
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Upaya melahirkan gerakan elektronifikasi, ada resiko yang harus ditangggung pengelola jalan tol. dalam hal ini adalah masalah tenaga kerja.

Vice President Operation Management Jasa Marga, Raddy Lukman bilang, saat ini ada 1.351 petugas tol yang harus beralih tugas. Tahap awal, Jasa Marga memberikan penawaran kepada 557 petugas untuk pindah tugas.

Sebanyak 557 petugas itu, bisa mengisi posisi yang kosong di kantor cabang, pusat hingga anak usaha Jasa Marga. "Ini juga mengisi yang banyak pensiun. Di sisi lain yang alih fungsi tadi kita alihkan selain ke kantor cabang, pusat, tapi juga ke anak perusahaan," tutur Raddy dalam Forum Merdeka Barat, Jakarta, Senin (30/10/2017).

Anak usaha milik Jasa Marga yang dimaksud itu, kata Raddy, bisa di jalan tol yang baru mulai dioperasikan. Misalnya Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto dan lain-lain. "Itu anak perusahaan kami di ruas jalan tol yang masih membutuhkan dan anak perusahaan non tol," terangnya.

Bagi petugas yang belum masuk dalam alih fungsi tugas tahap pertama alias sebanyak 794 petugas, akan ditugaskan untuk tetap menjaga Gardu Semi Otomatis (GSO) yang masih dimiliki Jasa Marga.

Dia memastikan, tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang bakal dilakukan oleh Jasa Marga kepada karyawan lantaran adanya elektronifikasi ini. "Jadi di GTO petugasnya masih ada. Ini tidak masalah, (karena) direksi berkomitmen tidak ada PHK," terangnya. [ipe]

Komentar

 
x