Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 16:45 WIB

20% Hp di ITC Roxy Mas Melanggar Aturan Kemendag

Oleh : Uji medianti | Selasa, 31 Oktober 2017 | 07:09 WIB
20% Hp di ITC Roxy Mas Melanggar Aturan Kemendag
ITC Roxy Mas - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perdagangan menyebut ada 20% merk handphone di ITC Roxy khususnya smartphone yang tidak memenuhi ketentuan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Wahyu Widayat, dalam sidaknya menemukan, sebanyak 20% merek melanggar ketentuan.

Misalnya, mengenai pendaftaran, juga mengenai kartu garansi serta service center yang harus ada di 6 kota besar. Disamping itu, ada jenis smartphone yang tidak mencantumkan dari mana asal, serta pabrik pembuatannya. Padahal, hal itu merupakan standar paling pokok dari penjualan telepon genggam.

"Standarnya yang paling pokok adalah memang itu HP itu dibuat dari mana? itu Pertama Made in ya keduanya harus ada manual petunjuknya, kemudian ia harus ada kartu garansinya," jelas dia di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Sebetulnya, hal ini menjadi kewajiban importir, akan tetapi jika sudah dijual di pusat belanja seperti Roxy, maka pedagang tidak lagi dapat menjelaskan mengapa barang itu tidak memenuhi ketentuan standar. "Pedagang itu mengatakan oh iya saya dapat barang dari si A importir b, importir C nanti kita mengarah Nya kepada importir bukan pedagangnya," ungkapnya. [ipe]

Sidak yang dilakukan Kemendag ini sifatnya baru sosialisasi, apabila dalam waktu mendatang masih ada pedagang yang nekat tetap menjual handphone yang tidak memenuhi ketentuan itu, maka sanksinya adalah denda maksimal Rp5 miliar atau hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara. [ipe]

Komentar

 
x