Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:27 WIB

Bank Mandiri Revitalisasi di Muara Gembong

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 2 November 2017 | 14:31 WIB
Bank Mandiri Revitalisasi di Muara Gembong
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah menjalankan program perhutanan sosial.

Program perhutanan sosial dilaksanakan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bank Mandiri bersama dengan Perum Perhutani dan PT Perikanan Indonesia merevitalisasi lahan tambak seluas 830 hektar di kawasan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat.

Dalam proses revitalisasi tersebut, Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membantu pengolahan lahan tambak dan pengadaan bibit udang.

Sementara, KLHK membantu penerbitan Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) bagi petambak lokal penggarap, dengan syarat mereka juga harus menanam mangrove di lahan yang sama.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, skema revitalisasi lahan dan redistribusi aset kepada petambak lokal secara terintegrasi ini dapat dilakukan di wilayah lain dengan kondisi yang relatif sama.

"Lewat program ini diharapkan tingkat kesejahteraan masyarakat jadi meningkat sehingga pembangunan ekonomi dapat lebih merata," kata Kartika, Rabu (1/11/2017).

Pendekatan yang digunakan dalam revitalisasi lahan ini, lanjut Kartika, adalah menggunakan model community development yang membutuhkan beberapa elemen pendukung, yakni infrastruktur tambang dan penunjang tambang, sosiokultural, kelembagaan, pendampingan dan off-taker, pembiayaan petambak, peningkatan program kapabilitas, penggunaan teknologi modernisasi tambak, dan monitoring program konservasi mangrove.

"Bank Mandiri juga memberikan pembiayaan petambak, melalui skema KUR," ujar Kartika.

Guna mendukung para petambak, tambah dia, sejumlah sarana juga akan dibangun, antara lain tempat penampungan hasil tambak, dermaga kapal, alat pembuat es, kincir air, pompa air, sumur bor air tawar, jaringan listrik, akses jalan, dan menara pantau. [hid]

Komentar

 
x