Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 00:54 WIB

Tahun Depan Rokok Elektrik Bakal Kena Cukai Besar

Oleh : - | Jumat, 3 November 2017 | 15:50 WIB
Tahun Depan Rokok Elektrik Bakal Kena Cukai Besar
Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Heru Pambudi - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bagi penghobi rokok elektrik atau vape, ada kabar buruk. Produk ini akan dikenakan tarif cukai yang cukup gede, yakni 57%. Kebijakan ini berlaku pada 1 Juli 2018.

"Bahan dasar dari rokok jenis ini adalah cairan dari tembakau, sehingga tentunya ini objek dari UU Cukai yang konsumsinya masih harus dikenakan cukai," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Heru Pambudi di Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Heru memastikan cukai yang dikenakan sebesar 57 persen dari harga jual eceran ini akan dikenakan kepada cairan vape. Untuk itu, terkait pungutan cukai ini, otoritas Bea dan Cukai akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan guna memastikan penegakan hukum dari kebijakan ini dapat berjalan dengan baik.

Meski demikian, Heru mengaku belum menargetkan jumlah pemasukan dari pengenaan cukai vape, karena yang terpenting adalah membatasi konsumsi dari produk yang berpotensi membahayakan kesehatan. "Potensi penerimaan perlu dilihat lebih mendalam, ini baru pertama kali, jadi mesti dilihat kedepan seperti apa," ujar Heru.

Menurut rencana, pemerintah juga akan mengatur pungutan cukai terhadap produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) yang mulai marak peredarannya di masyarakat seperti e-cigarette, tobacco molasses, snuffing tobacco, dan chewing tobacco.

Selain karena sebelumnya tidak diatur secara tegas dalam suatu regulasi tersendiri, berbagai produk tersebut bahkan saat ini mulai dikonsumsi oleh anak-anak.

Melalui pengenaan cukai terhadap produk HPTL ini, pemerintah mengharapkan harga produk-produk itu akan naik dan tidak lagi terjangkau oleh anak-anak. [tar]

Komentar

 
x