Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 04:53 WIB

Wagub Demiz Jamin Jabar Caang (Terang) Tahun Depan

Oleh : - | Jumat, 3 November 2017 | 17:40 WIB
Wagub Demiz Jamin Jabar Caang (Terang) Tahun Depan
Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Tasikmalaya - Pemprov Jawa Barat bersama PT PLN (Persero) berkomitmen untuk mewujudkan Jabar Caang atau terang, pada 2018. Melalui program listrik pedesaan yang sudah dimulai.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, mengatakan, pemasangan sambungan tenaga listrik melalui PLN dinilai merupakan pola yang cukup signifikan untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi.

"Hal ini dilakukan untuk pemerataan pembangunan, yang berujung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkap Demiz, sapaan akrabnya saat meresmikan Jaringan Listrik Pedesaan memperingati Hari Listrik Nasional ke-72 Tahun 2017 di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, Kamis (2/11/2017).

Berdasarkan rilis kepada INILAHCOM, Jumat (3/11/2017), rasio elektrifikasi Jawa Barat, hingga September 2017, mencapai 98,5%. Masih ada masyarakat Jabar yang belum menikmati setrum, namun sedikit. "Pada kenyataannya jumlah 1,5% tersebut merupakan wilayah-wilayah yang sulit diakses dikarenakan faktor geografis, ataupun ketentuan masyarakat adat setempat," kata Demiz.

Demiz mengaku, Pemprov Jabar terus berupaya untuk mewujudkan 'Jabar Caang 2018.' Di mana, rasio elektrifikasi di Jabar naik menjadi 100% pada 2018.

Memperingati Hari Listrik Nasional ke-72 pada 2017, Pemprrov Jabar bersama PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat, meresmikan operasional jaringan listrik pedesaan yang tersebar untuk 233 dusun, dan 156 desa.

"Saat ini ada 233 dusun dialiri listrik, dengan sepanjang 170 kilometer jaringan, sehingga bisa dirasakan sampai ke pelosok-pelosok desa. Dari sisa 851 dusun yang belum teraliri listrik, dikurang 233 dusun saat ini, jadi tinggal 658 dusun di Jawa Barat, mudah-mudahan bisa diselesaikan 2018, ingat, dusun ya bukan desa," katanya.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero), Amir Rosidin menambahkan, melalui semangat dan momentum Hari Listrik Nasional ke-72, PLN ingin meningkatkan keterjangkauan listrik di seluruh Indonesia. Sejalan dengan keinginan Wagub Demiz, dia berharap, jumlah desa yang berlistrik meningkat tajam. Yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Jabar.

"Kami terus berupaya mengakseleraasi tercapainya Program 'Jabar Caang 2018' yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah yang membantu kami mengimplementasikan pengembangan jaringan listrik di pedesaan," paparnya.

Kepala Desa Tanjung Karang, Lalan Jaelani menyambut baik dan berterima kasih atas terbangunnya jaringan listrik desa. "Kami sangat bersyukur saat ini desa kami sudah teraliri listrik, banyak perubahan dengan adanya listrik seperti sekarang ini semoga ke depannya hal ini membawa kemajuan bagi desa kami terutama untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga," kata Lalan.

Wilayah yang terbanyak dialiri jaringan listrik pedesaan sampai Oktober 2017, adalah Cianjur (59 dusun), Sukabumi (36 dusun), Bogor (27 dusun) , Cimahi (21 dusun), Tasikmalaya (21 dusun), Cirebon (20 dusun) dan Garut (20 dusun).

Potensi pelanggan yang bisa didapatkan dari program listrik pedesaan ini, mencakup 7.366 pelanggan. Panjang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang dibangun mencapai 73,04 kms, Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 197,77 kms dengan total daya terpasang 4.300 kVA. [ipe]

Komentar

 
x