Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 00:58 WIB

Hotspot Menurun, Manggala Agni Terus Groundcheck

Oleh : - | Senin, 6 November 2017 | 13:32 WIB
Hotspot Menurun, Manggala Agni Terus Groundcheck
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jumlah hotspot kembali menurun di seluruh Indonesia pada Minggu malam (5/11/2017). Setelah malam sebelumnya terdeteksi 31 titik, kini pantauan menunjukkan 1 titik berdasarkan satelit NOAA, dan 0 titik berdasarkan satelit TERRA AQUA (NASA) confidence level 80% atau lebih.

Dengan demikian, untuk periode 1 Januari hingga 5 November 2017, total hotspot terdapat 2.530 titik berdasarkan satelit NOAA, dan 2.265 titik berdasarkan satelit TERRA AQUA (NASA) confidence level 80% atau lebih. Hal ini menunjukkan penurunan dibanding tahun 2016 periode yang sama, yaitu 1.209 titik (32,33 %), untuk satelit NOAA. Sedangkan penurunan 1.469 titik (39,34%) ditunjukkan oleh satelit TERRA AQUA (NASA) confidence level 80% atau lebih.

Menurunnya jumlah hotspot ini, tidak lantas mengurangi upaya Manggala Agni dan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla), untuk melakukan pengecekan lapangan (groundcheck) terhadap lokasi hotspot. Selain groundcheck, untuk mengantisipasi karhutla Manggala Agni terus melakukan patroli.

"Melalui patroli biasanya kejadian kebakaran bisa secara dini terdeteksi dan ditanggulangi. Melalui patroli juga dilakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah karhutla," tegas Raffles B Panjaitan, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, Senin (6/11/2017).

Sementara, Manggala Agni Daerah Operasional (Daops) Tinanggea lakukan pemadaman pada lahan seluas sekitar 128 hektare, di Desa Lalonggatu, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Minggu (4/11/2017). Upaya pemadaman cukup sulit dikarenakan lokasi yang berbukit, serta cuaca angin kencang.

Setelah kurang lebih enam jam, api akhirnya berhasil dipadamkan, dengan dukungan TNI, Polri, dan petugas perusahaan, serta masyarakat sekitar. Adapun vegetasi yang terbakar didominasi oleh alang-alang, semak belukar, dan pepohonan. [*]

Komentar

 
x