Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 16:44 WIB

Ekonomi Datar, Transaksi di TEI 2017 Malah Naik

Oleh : - | Senin, 6 November 2017 | 20:09 WIB
Ekonomi Datar, Transaksi di TEI 2017 Malah Naik
Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan - (Foto: Inilahcom/M Fadil Dj)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pameran dagang terbesar Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 mencatatkan transaksi US$1,41 miliar. Atau setara Rp18,70 triliun.
Naik 37,36% ketimbang tahun sebelumnya sebesar US$1,02 miliar.

"Pada 2016, ada kenaikan. Pada 2017 juga meningkat, sekarang ini menjadi 1,41 miliar dolar AS. Kenaikan sangat signifikan. Transaksi tersebut juga masih ada yang berjalan," kata Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Enggar, sapaan akrabnya, mengatalam. nilai transaksi yang terjadi di TEI 2017, berdampak kepada membaiknya kinerja ekspor secara berkelanjutan. Banyak pembeli potensial dari negara-negara tujuan ekspor nontradisional.

Dalam TEI 2017, jumlah total transaksi meningkat 37,36% dibandingkan TEI 2016 yang tercatat US$1,02 miliar. Sementara transaksi produk pada TEI 2017 tercatat US$1,28 miliar, naik 55,91% dibandingkan transaksi produk pada TEI 2016 sebesar US$823,06 juta.

Produk-produk lainnya yang berhasil menarik minat pembeli (buyers) yaitu kopi yang menghasilkan transaksi sebesar US$91,62 juta atau 7,14%, minyak esensial US$80,43 juta atau 6,27%, makanan olahan sebesar US$78,61 juta atau 6,13%, dan CPO sebesar US$69,58 juta atau 5,42%.

Namun, berdasarkan data dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), permintaan pada sektor jasa pada TEI 2017 sebesar US$41,37 juta, sedikit menurun ketimbang perolehan tahun lalu sebesar US$48,53 juta, atau menurun 14,76%.

Enggar menjelaskan, setiap adanya kenaikan transaksi pada penyelenggaraan TEI, maka akan berbanding lurus dengan kinerja ekspor Indonesia.

Kinerja ekspor mengalami kenaikan, baik pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya. Lantaran adanya kontrak berkelanjutan. "TEI itu jangan hanya dilihat dari transaksi 1,41 miliar dolar AS. Jika kita lihat, kebanyakan dari pembeli itu baru, dari pasar-pasar baru. Meskipun ada pemain lama, yang membeli produk baru," ujar Enggar.

Tercatat, pengunjung yang menghadiri TEI pada 2017 sebanyak 27.711 orang dari 117 negara, selama lima hari. Jumlah tersebut naik 78% ketimbang 2016 sebanyak 15.567 orang.

Negara dengan jumlah pengunjung tertinggi pada TEI 2017 selain Indonesia, berasal dari Jepang, Afganistan, Arab Saudi, India, dan Malaysia. Selain itu, sebanyak 1.108 pelaku usaha ikut berpartisipasi dalam TEI 2017.

Negara-negara dengan nilai transaksi produk terbesar selama TEI 2017 yaitu Laos sebesar US$588 juta atau 45,82%, India sebesar US$104,29 juta atau 8,13%, Mesir sebesar US$83,01 juta atau 6,47%, Arab Saudi sebesar US$73,60 juta atau 5,74%, dan Italia sebesar US$64,87 juta atau 5,06%. [tar]

Komentar

 
x