Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 16:46 WIB

Vape Kena Cukai Tinggi dan Wajib Izin Kemenkes

Oleh : Uji Sukma Medianti | Selasa, 7 November 2017 | 01:29 WIB
Vape Kena Cukai Tinggi dan Wajib Izin Kemenkes
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah siap-siap menerapkan kenaikan tarif cukai 57% untuk cairan rokok elektrik atau vape. Selain itu, vape wajib mengantongi izin dari kementerian kesehatan.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita beralasan pengenaan cukai ini demi kesehatan. "Kita mau membuat anak-anak muda sekarang lebih sehat," kata Enggartiasto di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Enggar, sapaan akrabnya bilang, pengenaan tarif cukai untuk cairan rokok elektrik ini, perlu juga izin dari kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Lihat tuh bagaimana anak SD dengan vape. Dan kita gak tau cairan itu isinya apa," terang politisi Nasdem ini.

Sedianya, Kementerian Perdagangan bakal menerbitkan aturan mengenai tarif cairan vape dalam bentuk Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) ini besok.

Kata Enggar, beleid itu bakal mengatur tentang impor cairan vape yang harus melewati izin atau rekomendasi dari Kementerian Kesehatan, BPOM dan wajib berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) baru bisa diedarkan di Indonesia. "Karena (vape) itu impor semua. impor baru dikasih kalo ada rekomendasi dr menkes, BPOM, baru bisa beredar, kemudian SNI," terangnya. [ipe]

Komentar

 
x