Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 09:12 WIB

Berkah Ekonomi di Balik Pernikahan Kahiyang-Bobby

Oleh : - | Kamis, 9 November 2017 | 11:54 WIB
Berkah Ekonomi di Balik Pernikahan Kahiyang-Bobby
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pesta pernikahan puteri semata wayang Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, tak hanya megah dan penuh gemerlap. Pesonanya mampu mendorong pariwisata Indonesia makin kondang di mata dunia.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Asia Tenggara Kementerian Periwisata, Rizki Handayani Mustafa, mengatakan, prosesi pernikahan Kahiyang dengan Bobby Nasution yang kental budaya Jawa, menjadi salah satu magnet bagi pariwisata Indonesia. "Perkawinan dengan tata cara mengikuti budaya tradisional ini kan hal unik yang tidak ada di negara lain," kata Rizki di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Hal itu tampak, kata Rizki, misalnya dari sisi busana atau pakaian yang dikenakan, tata cara, adat yang dilestarikan, hingga kuliner yang dihidangkan. "Pernak-pernik semacam itu menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk dilihat oleh wisatawan mancanegara," katanya.

Menurut dia, sebanyak 60% wisatawan mancanegara sengaja plesiran ke Indonesia, untuk melihat dan menikmati budaya serta produk dari budaya Indonesia.

Sehingga, momentum pernikahan yang sarat tradisi lokal serta menjunjung tinggi adat setempat, menjadi atraksi yang sangat dinanti para wisatawan dari mancanegara.

"Apalagi ini pernikahan putri Presiden RI, orang nomor satu di Indonesia, sehingga ini bisa menjadi cara berpromosi yang baik khususnya untuk budaya dan pariwisata kita," katanya.

Pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution digelar di Graha Saba Bhuana Solo, bertemakan adat Jawa. Prosesi pernikahan digelar dengan konsep tradisional, mulai dari prosesi kirab, siraman, midodareni, akad nikah, hingga resepsi.

Mudah-mudahan Rizki, tidak asal bicara. Tahun ini, Pada tahun Kemenpar menargetkan kedatangan wisman sebanyak 12 juta orang. Dengan penerimaan devisa sebesar US$14 miliar, atau setara Rp186 triliun (kurs Rp13.300/US$).

Para wisman diharapkan berbondong-bondong masuk ke Indonesia. Bagi wisman yang suka wisata bahari, tak perlu khawatir. Ada 10 destinasi utama yang cukup menarik. Yakni Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Pulau Seribu Jakarta, Mandalika Lombok, Pulau Komodo, Wakatobi, Maluku Utara, dan Morotai. [tar]

Komentar

 
x