Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 01:00 WIB

Kemenkop UKM Kampanyekan UMKM Go Online

Oleh : - | Kamis, 9 November 2017 | 12:17 WIB
Kemenkop UKM Kampanyekan UMKM Go Online
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemerintah daerah dan pelaku bisnis e-commerce mengampanyekanGerakan Nasional digitalisasi UMKM.

Gerakan inididukung oleh 2 program pemerintah, yaitu 8 Juta UMKM dan Ekonomi Kerakyatan.UMKM dipilih sebagai representasi ekonomi rakyat yang dapat menyerap tenaga kerja 90% serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional.

Ini dalam rangka mewujudkan visi ekonomi Indonesia 2020 menjadi "The Digital Energy of Asia" yang menargetkan pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar US$ 130 milyar.Melalui visi ini ingin dicapai kekuatan ekonomi nasional berbasis UMKM.

Asisten Deputi Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM, Herustiati mengatakan ada 3,79 juta pelaku bisnis UMKM telah memanfaatkan teknologi digital atau bisnis e-commerce.

Dari hasil survey, berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26% dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap.

"Kemenkop UKM terus mendorong upaya pemanfaatan dan optimalisasi pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku bisnis Koperasi dan UMKM," kata Herustiati, Rabu (8/11) dalam acara Gerakan Nasional UMKM Go Online, di Bandung Barat bersama dengan Bupati Bandung Barat Bapak Abu Bakar dan Direktur Pemberdayaan Informatika Kemkoninfo Ibu Septriana Tangkary.

Herustiati mengatakan Kemenkop UKM telah membuat berbagai kebijakan dan program dalam mengembangkan Koperasi dan UMKM menuju digital economi. Kebijakan itu antara lain Pendaftaran Badan Hukum Koperasi dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi Online; Fasilitasi promosi berbasis online (trading board); Pendampingan teknis penerapan e-commerce bagi UMKM.

Peningkatan kapasitaas UMKM memasuki ekonomi digital bekerjasama dengan market places; Peningkatan kapasitas SDM KUMKM dan Mahasiswa (Vocational Training) sebagai Techno-preneur; Pengembangan PLUT melalui Kampung UKM Digital.

Gerakan UMKM Go Online dilaksanakan serentak di 13 kota yaitu: Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Purwakarta, Sidoarjo dan Surabaya.Peresmian Gerakan Nasional UMKM Go Online diadakan pada 15 November di Jakarta.

Pelaku e-Commerce yang terlibat dalam gerakan ini adalah BLANJA.com, MatahariMall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak.

Komentar

 
x