Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 09:12 WIB

Jokowi dan Moon Sepakat Bangun Kerja Sama Ekonomi

Oleh : - | Jumat, 10 November 2017 | 01:29 WIB
Jokowi dan Moon Sepakat Bangun Kerja Sama Ekonomi
(Foto: Inilahcom/Ray Muhammad)
facebook twitter

INILAHCOM, Bogor - Usai menikahkan puteri semata wayangnya, Presiden Joko Widodo langsung bekerja. Dia mendapat kunjungan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/11/2017), Jokowi dan Moon sepakat untuk sepakat menjalin special strategic partnership dengan penajaman akselarasi industrilisasi di Indonesia.

Jokowi mengungkapkan, kunjungan Moon ke Indonesia merupakan kunjungan pertama Presiden Korsel ke negara ASEAN. "Hal ini tentunya perlu dimaknai sebagai komitmen kuat Presiden Moon untuk terus meningkatkan hubungan kedua negara," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, pertemuan berlangsung sangat hangat, bersahabat terbuka dan produktif. Pertemuan dua kepala negara ini melahirkan kesepakatan peningkatan investasi Korsel di Indonesia.

Pada semester I, investasi negeri Gingseng ini naik dua Kali lipat. 2017."Perdagangan yang telah meningkat 19,3 persen untuk semester I 2017 akan terus kita tingkatkan," kata Jokowi.

Jokowi menyebutkan, kerja sama industri kreatif yang telah dibahas Indonesia-Korsel dalam kunjungan ke Korea pada 2016, telah ditindaklnajuti. Wujudnya pembukaan Korean creative content agency di Jakarta pada 2016.

Dalam kesempatan ini, Jokowi mengapresiasi dan menitipkan para pekerja Indonesia, terutama yang bekerja di sektor perikanan kepada Moon.

Sementara Moon mengaku memiliki banyak kesamaan dengan Jokowi. Khususnya dalam mengutamakan kepentingan rakyat dan pengembangan ekonomi bersifat toleran.

"Berdasarkan kesamaan tersebut, kunjungan kami ini benar menjadi kesempatan bagus untuk menumbuhkan kepercayaan bersama pak Presiden dan saya. Saya yakin sekali kepercayaan seperti ini akan menjadi fondasi yang kuat untuk pertumbuhan hubungan bilateral antara kedua negara," kata Moon.

Moon menilai, kerja sama yang telah dijalankan kedua negara, hingga saat ini, berjalan baik. Terutama dalam bidang perlindungan hak asasi manusia, demokrasi dan pertumbuhan ekonomi.

"Untuk kerja sama ke depannya, kami sepakat akan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara ke kemitraan strategis khusus, untuk menyumbang kerangka kerja sama asean dan perdamaian dan kemakmuran di seluruh Asia," katanya.

Atas dasar tersebut, kata Presiden Moon, Korea dan Indonesia telah bersepakat mempererat kerja sama di empat bidang, yakni: Pertama, kedua negara akan memperkuat kerja sama strategis di bidang keamanan, yaitu untuk kelancaran komunikasi strategis, kedua negara sepakat untuk membentuk pertemuan yang pemerintah luar negeri dan pertahanan ikut bersama.

"Kedua negara sepakat juga akan memperdalam kerja sama bidang industri pertahanan, termasuk kelancaran pembangunan bersama jet tempur generasi mendatang," kata Moon.

Kedua, kedua negara akan memperkuat kerjasama ekonomi yang didasari pertumbuhan ekonomi yang bersifat toleran dan ekonomi yang lebih mementingkan rakyat.

"Kita telah menyepakati juga untuk meningkatkan jumlah perdagangan ditargetkan 30 miliar dolar AS sampai 2022. Jumlahnya dua kali lipat dari sekarang," kata Moon.

Moon menyebutkan, kedua negara akan prioritaskan kerja sama infrastruktur yang lebih dapat dirasakan oleh masyarakat, seperti manajemen air, transportasi, listrik.

Indonesia-Korsel telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang otomotif, pariwisata, industri konten, energi ramah lingkungan dan lingkungan hidup.

"Dengan pengertian bahwa UKM sehat akan mendorong penghasilan keluarga, lalu hal itu akan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi toleran. Maka kedua negara akan mencari cara bersama untuk mendukung kegiatan UKM," kata Moon.

Ketiga, kedua negara akan memperluas pertukaran masyarakat kedua negara untuk memperkokohkan hubungan kedua negara, yakni akan menambah upaya untuk perlindungan masyarakat kedua negara.

Keempat, mempererat kerja sama ditingkat regional dan global, dimana Presiden Moon meminta Presiden Jokowi untuk dukungan penuh agar kebijakannya memperkuat negara ASEAN bisa direalisasikan. [tar]

Komentar

 
x