Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 09:12 WIB

Bela Sawit RI, Jokowi Berani Sentil Uni Eropa

Oleh : - | Selasa, 14 November 2017 | 14:50 WIB
Bela Sawit RI, Jokowi Berani Sentil Uni Eropa
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-Uni Eropa, Presiden Joko Widodo terang-terangan membela produk sawit Indonesia.

"Resolusi Parlemen Uni Eropa dan sejumlah negara Eropa mengenai kelapa sawit dan deforestasi serta berbagai kampanye hitam, tidak saja merugikan kepentingan ekonomi, namun juga merusak citra negara produsen sawit" demikian pernyataan presiden dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin kepada media di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Jokowi menerangkan, kontribusi perkebunan kelapa sawit cukup signifikan terhadap program pengentasan kemiskinan, mempersempit gap pembangunan, dan mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif, cukup signifikan.

Saat ini, kata Jokowi, terdapat 17 juta orang Indonesia yang menggantungkan hidupnya, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap industri sawit nasional. Selain itu, 42% lahan perkebunan kelapa sawit dimiliki oleh petani kecil di Indonesia,

Jadi, wajarlah apabila Jokowi mendesak agar sejumlah sikap dan kebijakan yang dinilai merugikan kepentingan ekonomi dan merusak citra negara produsen sawit, segera dihilangkan.

Jokowi juga menyatakan, Indonesia sangat memahami akan pentingnya terwujud sustainability, atau keberlanjutan terkait ekonomi dan alam. "Indonesia telah menjalankan sejumlah kebijakan terkait sustainability, termasuk pemberlakuan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO)," papar Jokowi.

Pernyataan Jokowi ini mendapat dukungan kuat dari PM Malaysia, Najib Razak. [tar]

Komentar

 
x