Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:26 WIB

Golongan Listrik Baru akan Bisa Naikkan Konsumsi

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 15 November 2017 | 12:59 WIB
Golongan Listrik Baru akan Bisa Naikkan Konsumsi
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Rencana penyederhanaan golongan listrik non subsidi dibawah 5.500 VA disinyalir dapat meningkatkan konsumsi pemakaian listrik masyarakat.

"Peningkatan daya listrik itu diharapkan dapat menaikkan angka konsumsi listrik masyarakat Indonesia yang masih tergolong rendah," kata Fahmy Radhi, Pengamat Energi Universitas Gadjah Mada, kepada INILAHCOM di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Pada 2016, konsumsi listrik rata-rata masyarakat Indonesia per kapita hanya mencapai 900-950 kWh per tahun. Jika dibandingkan dengan negara-negara maju, konsumsi listrik Indonesia masih jauh di bawah angka rata-rata negara maju yang sudah mencapai 4.000 kWh per kapita per tahun.

Selain itu, peningkatan daya listrik juga untuk mendorong bagi rumah tangga menggunakan Kompor Listrik Induksi untuk menggantikan Kompor Gas LPG 3 Kg. Kompor Induksi bertenaga listrik membutuhkan daya listrik hanya sekitar 300-500 watt, dengan biaya lebih murah ketimbang penggunaan kompor LPG 3 Kg.

"Kalau sebagian besar rumah tangga beralih dari Kompor Gas ke Kompor Induksi Listrik, penggunaan LPG 3 Kg dapat dikurangi sehingga mengurangi angka impor LPG," jelasnya.

Demikian juga dengan pemberian subsidi LPG 3 Kg,yang saat ini sudah membengkak dari Rp7 triliun menjadi Rp20 triliun, dapat diturunkan dan lebih tepat sasaran bagi yang berhak menerima.

Namun begitu, upaya untuk mendorong kompor listrik ataupun motor listrik tidak akan berarti apabila PT PLN (Persero) tidak cukup siap dalam memenuhi peningkatan permintaan konsumen.

"Tanpa jaminan ketersediaan daya listrik sesuai permintaan konsumen, program peningkatan daya itu tidak bermakna sama sekali," tuturnya. [hid]

Komentar

 
x