Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 20:34 WIB

Swasembada Pangan

Mentan Berterimakasih Kepada TNI dan Banyak Pihak

Oleh : - | Rabu, 15 November 2017 | 21:38 WIB
Mentan Berterimakasih Kepada TNI dan Banyak Pihak
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Banjarmasin - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berterimakasih kepada semua pihak termasuk TNI yang sudah menyumbangkan pikiran dan tenaga untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Mentan mengatakan, saat mengawali tugas sebagai menteri yang tidak pernah diimpikannya, langsung mengajak TNI untuk bersinergi mewujudkan kedaulatan pangan karena kedaulatan pangan adalah ketahanan negara.

"Tiga tahun kita kerjakan dengan sinergitas seluruh komponen bangsa, kita sudah tuai hasilnya, kita sudah tidak impor beras, bahkan kita sudah ekspor jagung yang dulunya impor mencapai 3,6 juta ton, bawang merah kita sudah ekspor ke beberapa negara, cabai merah yang dulu suka gonjang-ganjing sudah kita selesaikan tidak ada lagi impor cabai merah segar, namun semua itu tidak langsung membuat kita puas," ujar Mentan, pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Upsus Pangan, di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Rabu (15/11/2017).

Sinergitas TNI dengan rakyat, lanjutnya, sudah terbukti bahkan dunia mengenal "Sistem Perang Gerilya" yang memadukan kekuatan rakyat dan TNI. Upsus pangan, lanjut dia, sudah menghasilkan swasembada. Sementara peran serta TNI pada kegiatan Upsus, meningkatkan kecintaan rakyat terhadap TNI.

"TNI pemersatu bangsa harus terus dan saya percaya TNI akan selamanya bersama rakyat," tambah Amran yang juga putra seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) berpangkat sersan mayor.

Pada sambutannya itu, Mentan juga mengajak fokus membangkitkan raksasa tidur di Kalimantan Selatan yaitu lahan rawa lebak sama seperti di Sumatera Selatan. Bila ini terwujud dalam 2 tahun, ia meyakini, Indonesia akan mampu memasok pangan untuk Asia Tenggara bahkan Asia.

Kementerian Pertanian tengah menyiapkan semua alat yang dibutuhkan. Saat ini ada 14 traktor besar, nanti akan bertambah 20 hingga 50 unit. Kementan juga menyiapkan 20 eskavator besar, dan combine harvester. "100.000 hektar lahan rawa lebak harus kita wujudkan di Sumatera Selatan. TNI siap?" tanya Mentan, yang dijawab dengan sigap oleh para Dandim, "Siap Pak Menteri!".

Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan Shahbirin Noor, menegaskan kesiapan Kalimantan Selatan sebagai salah satu sentra pangan Kalimantan. "InsyaAllah Kalimantan Selatan akan siap dan bekerja keras mewujudkan cita-cita bersama demi kehormatan bangsa dan negara, seperti yang dimintakan Menteri Pertanian. Kami sangat menghormati beliau, Mentan Andi Amran Sulaiman" pekerja keras dan cerdas," ujar Gubernur.

Komentar

 
x