Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 13:34 WIB

Harumnya Kopi Gayo Tercium Hingga Kanada

Oleh : - | Kamis, 16 November 2017 | 18:45 WIB
Harumnya Kopi Gayo Tercium Hingga Kanada
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebagai penghasil kopi terbesar ke-empat di dunia, Indonesia perlu lebih gencar melakukan promosi. Apalagi, produk kopi di tanah air cukup bervariasi.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Trade and Private Sector Assistance (TPSA) Kanada, memfasilitasi pertemuan para pengusaha kopi gayo Indonesia untuk membidik pasar Kanada.

Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Ditjen PEN, Kemendag, Sulistyawati mengatakan, kedatangan lima pembeli potensial asal Kanada, merupakan salah satu langkah untuk mempromosikan kopi Indonesia. Dalam hal ini, kopi gayo yang terpilih.

"Tidak hanya di Aceh, kopi khas Indonesia memiliki 16 jenis dengan indikasi geografis yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia," kata Sulistyawati di Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Kegiatan itu dikemas dalam format buyer mission, berlangsung 13-17 November 2017 di Takengon, Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Sebanyak lima pembeli potensial asal Kanada tersebut adalah Bean North Coffee Roasting, Cooperative Coffee, Just Us Coffee Roaster Cooperative, Los Beans, dan Lenoir & Lacroix. Selama di Takengon, kelima pembeli akan mengunjungi lima produsen kopi gayo.

Kelima produsen tersebut adalah PT Meukat Komoditi Gayo, PT Orang Utan Lestari, Koperasi Redelong Organic, Koperasi Kopi Wanita Gayo (Kokowa Gayo), dan Koperasi Arinagata.

Menurut Sulistyawati, program buyer mission, membuka pintu bisnis selebarnya bagi pengusaha kopi gayo Indonesia di Takengon. Di mana potensi nilai transaksinya mencapai US$1,2 juta.

Kunjungan para pembeli Kanada ini merupakan tindak lanjut dari partisipasi Kemendag pada pameran Specialty Coffee Association of Amerika (SCAA) pada 20-23 April 2017 di Seattle, Amerika Serikat.

Dalam pameran tersebut, Indonesia mempromosikan berbagai kopi khas Nusantara. Kemendag juga memanfaatkan pameran dagang skala internasional terbesar di Indonesia, yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) untuk mempromosikan produk-produk kopi Indonesia.

Tercatat, ekspor produk kopi Indonesia ke Kanada pada 2016 mencapai US$21,5 juta. Di mana, ekspor kopi ke Kanada mengalami tren positif selama 2012-2016 sebesar 10,3%.

Pada periode Januari-Agustus 2017, ekspor kopi Indonesia mencapai US$18,4 juta, atau meningkat cukup signifikan sebesar US$5 juta dibandingkan periode sama di 2016. [tar]

Komentar

 
x