Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 12:58 WIB
 

Equity Finance Terangsang Majukan UKM Bali

Oleh : - | Sabtu, 18 November 2017 | 19:08 WIB
Equity Finance Terangsang Majukan UKM Bali
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Denpasar - Tahun depan, PT Equity Finance Indonesia (EFI) Denpasar, Bali, menargetkan realisasi pembiayaan Rp130 miliar. Untuk mendorong usaha kecil dan menengah (UKM).

"Kami optimistis tercapai apalagi dengan didukung pembukaan jaringan baru di Gianyar," kata Kepala Cabang EFI Denpasar, Dwi Tananta di Denpasar, Sabtu (18/11/2017).

Menurut dia, Equity akan menyasar sektor-sektor potensial untuk dapat dibiayai di antaranya industri kerajinan, pembiayaan untuk multiguna termasuk pembiayaan untuk korporasi yang merupakan target pasar yang selama ini digarap.

Selama ini, kata Dwi, pembiayaan di Bali, lebih banyak diserap oleh sektor pariwisata mengingat Pulau Dewata merupakan daerah tujuan wisata dunia.

Selain sektor pariwisata, pembiayaan juga banyak tersalurkan untuk segmentasi sektor infrastruktur. "Pembiayaan banyak ke sektor pariwisata seperti mobil transportasi penumpang pariwisata dna tanah serta bangunan," imbuh Dwi.

Saat ini, jumlah debitur yang mendapatkan suntikan dana dari perusahaan jasa keuangan itu di cabang Denpasar, kata dia, mencapai lebih dari 100 debitur dari kalangan korporasi.

Hingga Oktober 2017, lanjut Dwi, total realisasi pembiayaan yang sudah disalurkan kepada nasabah di Bali mencapai sekitar Rp111 miliar dari target Rp110 miliar.

Saat ini, tingkat kepatuhan debitur di Bali juga masih dalam kategori sangat baik terbukti dengan angka kredit bermasalah atau "nonperforming loan" (NPL) yang rata-rata masih nol persen atau belum mencapai satu persen.

Diharapkan dengan dibukanya jaringan kantor perwakilan pemasaran di Gianyar itu dapat mendongkrak portofolio usaha perusahaan yang didirikan tahun 1996 itu.

Khusus Gianyar, kata Dwi, Equity menargetkan realisasi pembiayaan baik untuk kredit usaha kecil menengah dan multiguna mencapai Rp8-10 miliar di tahap awal. [tar]

Komentar

x