Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 13:27 WIB

Perekonomian Banten Tertolong Kaos Kaki

Oleh : - | Sabtu, 18 November 2017 | 20:17 WIB
Perekonomian Banten Tertolong Kaos Kaki
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Serang - Golongan barang alas kaki atau kaos kaku, menguasai ekspor nonmigas dengan perolehan US$196,11 juta pada September 2017. Dikintili bahan kimia organik US$89,33 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, Agoes Soebeno mengatakan, besarnya nilai ekspor alas kaki pada September itu selain Banten memiliki banyak industri alas kaki seperti sepatu dan sandal, juga permintaan yang tinggi dari negara Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa.

Berdasarkan rilis kepada media di Serang, Banten, Sabtu (18/11/2017), Soebeno mengatakan, alas kaki selalu memberikan andil yang besar terhadap ekspor nonmigas Banten yang pada September mencapai US$882,35 juta, turun 10,35% dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$890,14 juta.

Nilai ekspor nonmigas untuk sepuluh golongan barang mencapai US$608,39 juta, sementara golongan barang lainnya sebesar US$273,96 juta.
"Delapan dari sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama mengalami penurunan kecuali tembaga dan kertas/karton yang masing-masing naik sebesar US$1,62 juta dan US$2,41 juta.," papar Soebeno.

Penurunan tertinggi terjadi pada golongan barang alas kaki senilai US$23,40 juta. Dikintili penurunan pada golongan plastik dan barang dari plastik sebesar US$20,18 juta.

Sedangkan enam barang yang lain terjadi penurunan masing-masing kurang dari US$20 juta dengan penurunan terendah berasal dari golongan mesin/peralatan listrik sebesar US$3,74 juta.

Sementara itu, ekspor nonmigas sepuluh golongan barang utama untuk Januari - September 2017, berkontribusi 71,74% terhadap total ekspor nonmigas.

Nilai ekspor nonmigas untuk sepuluh golongan barang utama tersebut naik 31,03% dibanding ekspor nonmigas pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$456,684 juta.

Kesepuluh golongan barang ekspor nonmigas Januari-September 2017 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan tertinggi berasal dari bahan kimia organik dan terendah terjadi pada golongan barang tembaga masing-masing sebesar US$360,53 juta dan US$9,90 juta.

"Bila dibandingkan secara bersamaan untuk sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama pada September 2017 dan Agustus 2017, maka akan didapati seluruh golongan barang yang sama. Tujuh dari sepuluh golongan barang tadi, kecuali berbagai makanan olahan, tembaga dan kertas/karton, merupakan golongan barang yang selalu masuk dalam sepuluh golongan barang utama ekspor nonmigas Banten selama satu tahun terakhir, dengan pangsa ekspor nonmigas gabungan tidak pernah kurang dari 59 persen," katanya.

Sementara itu, negara tujuan ekspor nonmigas terbesar September 2017 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor US$142,77 juta, disusul China (Tiongkok) dan Jepang, masing-asing US$120,89 juta dan US$65,70 juta. Sementara untuk tujuan negara-negara ASEAN dan Uni Eropa masing-masing sebesar US$222,95 juta dan US$87,45 juta.

Sepuluh golongan utama nilai ekspor nonmigas Banten bulan September adalah alas kaki US$196,11 juta, bahan kimia organik (US$89,33 juta), plastik dan barang dari plastik (US$70,56 juta), besi dan baja (US$44,17 juta), dolar AS), tembaga (US$38,01 juta), mesin-mesin/pesawat mekanik (US$37 juta), berbagai makanan olahan (US$36,13 juta), mesin/peralatan listik (US$34,05 juta), kertas/karton (US$32,56 juta), serta karet dan barang dari karet (US$31,45 juta). [tar]

Komentar

 
x