Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:32 WIB

Inilah Alasan RI Bisa Kuasai Ekonomi ASEAN di 2020

Oleh : M Fadil Djailani | Minggu, 19 November 2017 | 14:17 WIB
Inilah Alasan RI Bisa Kuasai Ekonomi ASEAN di 2020
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pertumbuhan e-commerce di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Bahkan Indonesia berpotensi menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020 mendatang.

Peningkatan ini seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mulai mengembangkan usaha ke ranah digital. Chief Executive Officer (CEO) PT Bubu Kreasi Perdana, Shinta Witoyo Dhanuwardoyo memperkirakan pada 2020 transaksi e-commerce Indonesia akan mencapai Rp1.850 triliun atau naik 9 kali lipat dibanding transaksi pada 2015 lalu yang nilainya mencapai Rp200 triliun.

"Jadi, target 2020 itu, ada 6 juta UMKM go digital. Dan UMKM berkemampuan e-commerce naik menjadi 10%-12% dengan kontribusi UMKM ke PDB kurang lebih 12%," ujar dia dalam keterangan resmi PT Bubu Kreasi Perdana di Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi sangat signifikan. Data menyebutkan, sumbangan UMKM terhadap PDB pada 2015 lalu cukup besar yaitu mencapai lebih dari 55,6%. Angka ini disumbangkan oleh 57,9 juta UMKM di Indonesia. "Dan hanya 9% yang memiliki kemampuan e-commerce," kata dia.

Shinta menjelaskan, transaksi e-commercedunia terus meningkat dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 20,2% per tahun. Diperkirakan, puncak pertumbuhan e-commerce dunia terjadi pada 2020 dengan tumbuh 40,56%.

"Kalau dari grafik pertumbuhannya, memang cenderung meningkat. Pada 2014 lalu, tumbuh 13,36%, di 2015 tumbuh 15,48%, di 2016 tumbuh 19,15%, dan 2017 tumbuh 23,52%. Dan pada 2018 nanti, pertumbuhan e-commerce dunia mencapai 28,60% dan pada 2019 tumbuh 34,18% dan pada 2020 diperkirakan tumbuh 40,56%," katanya.

Shinta menyatakan, potensi usaha menengah kecil di Indonesia sangat besar. Jika kekuatan ekonomi ini diberdayakan maka bisa menjadi salah satu sumber pendapatan bagi negara. "Pemberdayaan digital terhadap UMKM Indonesia mampu meningkatkan PDB negara hingga 7%," lanjut Shinta. [hid]

Tags

Komentar

 
x