Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:33 WIB

Asing Jadi 'Doctor Cocoa' 3 Provinsi di Sulawesi

Oleh : - | Senin, 20 November 2017 | 10:11 WIB
Asing Jadi 'Doctor Cocoa' 3 Provinsi di Sulawesi
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Luwu - PT Mars Symbioscience Indonesia bertindak sebagai Cocoa Doctor. Perusahaan ini melakukan pembinaan untuk peningkatan produksi kepada petani di tiga provinsi di Sulawesi.

Pendamping Petani PT Mars, Amiruddin, di Luwu Utara, Senin (20/11/2017), mengatakan, pihaknya memang telah memberikan dukungan kepada para petani kakao dan terhadap perkembangan budi daya kakao yang berkesinambungan selama bertahun-tahun, termasuk investasi dana dan sumber daya.

"Kami saat ini fokus menggarap lima kabupaten dari tiga provinsi di Sulawesi. Untuk Sulsel terdiri dari Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur," kata Amiruddin.

Sedangkan Provinsi Sulawesi Tenggara (Kolaka) dan Sulawesi Tengah (daerah Kasimbar), lanjut Amiruddin, lima kabupaten dari tiga provinsi itu dikelola instansi atau disebut Cocoa Village Center (CVC) yang berpusat di desa, dan dikelola cocoa doctor. Sedangkan CVC ini juga dikelola Cocoa Development Center (CDC).

Di mana, CDC ditangani langsung PT Mars. Artinya ada tingkatan pengelolaan dalam sistem pembinaan petani kakao dari instansi hingga dikelola sendiri oleh PT Mars Indonesia.

Petani kakao memang perlu didorong untuk mengelola kebun mereka, sehingga dapat bekerja lebih baik dan berinvestasi untuk masa depannya.

Karena itu, katanya lagi, PT Mars mendirikan pusat-pusat penelitian di lokasi-lokasi pilihan untuk menerapkan prinsip-prinsip pertanian kakao yang menguntungkan dan berkelanjutan serta memberikan pendidikan dan pendampingan kepada masyarakat setempat.

Menurutnya, melalui transfer pengetahuan tentang produktivitas yang menyangkut soal praktik pertanian yang baik, pemilihan benih unggul, dan pupuk yang tepat ditargetkan dapat meningkatkan hasil panen para petani kakao di daerah tersebut.

"Hingga saat ini, kami sudah membina atau mencetak sebanyak 120 orang berstatus cocoa doctor atau dokter kakao. Khusus untuk Luwu Utara dimulai pada 2015," ujarnya. [tar]

Komentar

 
x