Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 20:38 WIB

Hanya Investor Singapura & Cina Seriusi Danau Toba

Oleh : - | Selasa, 21 November 2017 | 15:36 WIB
Hanya Investor Singapura & Cina Seriusi Danau Toba
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Parapat - Sedikitnya ada 40 investor yang kepincut membangun bisnis di kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara. Mereka tertarik membangun hotel dan resor, kapal pesiar dan infrastruktur.

Direktur Keuangan, Umum dan Komblik (Komunikasi Publik) Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Faisal mengatakan, dari puluhan calon investor dari dalam dan luar negeri itu, hanya investor Singapura dan China yang paling serius.

"Sudah ada 40 investor yang kami sudah bawa ke sana, tapi bukan hanya luar negeri, ada juga pemain lokal. Yang paling serius sekarang ini China dalam membangun resor, akses jalan kereta api dan kereta gantung," kata Faisal di Parapat, Sumatera Utara, Selasa (21/11/2017).

Faisal memaparkan, peluang investasi resor dan hotel terintegrasi yang ditawarkan ada tiga lokasi, yakni di Sibisa seluas 602 hektar (ha), Humbang Hasundutan yang nantinya akan disulap menjadi Taman Bunga seluas 1.000 ha, dan Tapanuli Utara seluas 247 ha.

Ia menyebutkan, pembangunan resor dan jaringan hotel pada beberapa investor, salah satunya Hotel Properties Limited (HPL) Singapore masih dalam tahap wait and see, menunggu pembangunan akses jalan tol dari Medan ke Danau Toba selesai. HPL berencana membangun hotel resor berbintang lima di Toba Samosir.

Untuk pembangunan infrastruktur, investor China tertarik membangun jalur kereta api dengan rute Medan-Pematangsiantar-Parapat.

Pemerintah juga menawarkan pembangunan rel kereta gantung dari luar Parapat ke Samosir, atau dari Parapat ke Balige dan dari Balige ke Silangit. "Karena untuk melihat pemandangan Danau Toba itu bagusnya dari sisi ketinggian," ungkapnya.

Selain itu, maskapai Singapura, Scoot, berencana membuka jalur penerbangan dari Singapura-Silangit serta Malaysia, yakni Firefly dari Penang-Silangit dan Airasia Malaysia penerbangan Kuala Lumpur-Silangit.

Investor dalam negeri yang juga serius mengembangkan Danau Toba sebagai salah satu kawasan dari 10 Bali Baru, itu yakni Patra Jasa. Anak perusahaan PT Pertamina tersebut berencana akan menyediakan pariwisata kapal pesiar. "Untuk kapal pesiar, yang sudah menjajaki ini Patra Jasa. Patra Jasa itu kan salah satu anak perusahaan dari Pertamina. Itu juga serius," kata Faisal. [tar]

Komentar

 
x