Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 21:01 WIB

Realisasi Tol Udara

Kemenhub Gelontorkan Subsidi Kargo Udara di Papua

Oleh : - | Rabu, 22 November 2017 | 02:09 WIB
Kemenhub Gelontorkan Subsidi Kargo Udara di Papua
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Timika - Kementerian Perhubungan gelontorkan subsidi angkutan udara untuk kargo atau barang di Provinsi Papua. Rutenya dari Timika (Kabupaten Mimika) menuju Wamena (Kabupaten Jayawijaya), Selasa (21/11/2017).

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah X Papua yang berpusat di Merauke, Usman Effendi, mengatakan, realisasi subsidi angkutan udara kargo, resmi dilaksanakan dengan penerbangan perdana pesawat kargo dengan rute Timika-Wamena.

Subsidi angkutan udara kargo ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara nomor: KP. 233 Tahun 2017 tentang rute dan penyelenggaraan angkutan udara perintis kargo dan subsidi angkutan udara kargo serta subsidi angkutan BBM pesawat udara untuk angkutan udara perintis kargo sebagai pelaksanaan program jembatan udara tahun anggaran 2017.

Usman menjelaskan, program tersebut dalam rangka penyediaan barang-barang yang dibutuhkan warga yang ada di pedalaman, sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah itu, seperti sembako seperti dalam Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 Tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Serta, Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang dari dan ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan.

"Tujuannya untuk memperkecil disparitas harga di wilayah pegunungan, perbatasan dengan wilayah perkotaan di pesisir pantai," ujar Usman.

"Kalau bisa harganya sama namun jika tidak maka kenaikannya sedikit atau tidak signifikan maksimal 20 persen perbedaanya. Kalau 0 persen malah lebih bagus," lanjut Usman.

Program subsidi angkutan udara kargo ini, kata Usman, merupakan realisasi jembatan udara dan kelanjutan dari program tol laut, sebagai konektivitas angkutan dari laut, darat dan udara untuk menyukseskan program Presiden Joko Widodo.

Sementara, maskapai yang digunakan untuk melaksanakan program tersebut adalah Trigana Air sebagai pemenang tender. Jenis pesawat yang digunakan adalah Boeing 737 seri 300 dengan kapasitas sekali angkut sebanyak 14 ton atau 28 ton per pekan.

"Penerbangan sesuai dengan tender yaitu dua kali dalam satu pekan dan diagendakan 12 penerbangan angkutan kargo hingga akhir 2017 dengan subsidi sebanyak 50 persen," ujar Usman.

Usman mengatakan, penanggung jawab program tersebut di Timika adalah Kepala UPBU Mozes Kilangin Timika. Diharapkan, pemkab setempat ikut berpartisipasi dalam mengawasi permainan harga oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. [tar]

Komentar

 
x