Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 13:28 WIB

Pertamina Uji Coba Produk BioSolar

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 22 November 2017 | 08:05 WIB
Pertamina Uji Coba Produk BioSolar
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina melakukan uji komparasi bahan bakar diesel antara Dexlite dan BioSolar terhadap PO Sinar Jaya Bus, ATPM Mercedes Benz Distribution Indonesia dan Hino Motor Sales Indonesia.

Uji komparasi ini akan menggunakan 2 unit bus Sinar Jaya, Bus Mercedes Benz Double Decker dan Hino RN sejauh 20.000 KM dengan Rute Pulo Gebang Pekalongan dan Cikarang Pekalongan.

"Teknisnya nanti 10.000 KM pertama menggunakan Dexlite dan 10.000 KM berikutnya menggunakan Solar, sehingga akan terlihat perbedaannya" terang Ibnu Chouldum General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region IV, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Ibnu Chouldum menerangkan, dalam pengujian komparasi ini PT Pertamina (Persero) menggandeng LAPI ITB sebagai lembaga independentuntuk mendampingi masa pengujian khususnya pada tingkat Cost VS Efficiency-nya menggunakan dexlite dan solar.

Disaat yang sama pula Pertamina juga ingin memperlihatkan sekaligus mengedukasi tidak hanya kepada masyarakat, tetapi kepada para pengusaha Kendaraan Komersial seperti Aptrindo (Asosisasi Pengusaha Truk Indonesia) dan Organda (Organisasi Angkutan Darat) bahwa Pertamina memiliki Bahan Bakar dengan Kualitas yang Lebih Baik dari Biosolar Subsidi yang telah sesuai dengan standar Pabrikan Mesin, karena mengandung Cetane Number 51 , Sulfur Content Maximal 1200ppm serta mengandung Additif Detergency.

Sebagai informasi, bahwa sulfur pada mesin diesel menjadi musuh utama bagi kendaraan bermesin diesel, karena impact sulfur yang tinggi akan membuat mesin menjadi korosif, mengakibatkan Kerak, dan penyumbatan di filter saluran bahan bakar serta mempengaruhi kadar emisi gas buang.

"Maka makin rendah sulfur, akan makin baik," ujar in Febrian Manager Retail Pertamina Marketing Operation Region IV.

Sedangkan additif detergency yang ada di Dexlite digunakan untuk membersihkan ruang bakar mesin diesel, dan membersihkan kerak-kerak kotoran akibat dari pembakaran mesin.

"Untuk Biosolar, jumlah sulfur sebanyak 2500 PPM dan tidak memiliki additif detergency" tambahnya.

Adapun, hasil uji komparasi ini akan diperlihatkan dan diumumkan setelah berhasil melewati 20.000 km, atau kurang lebih dalam satu bulan berjalan.

"Kami (akan) sampaikan khususnya kepada para pengusaha Aptrindo dan Organda, dengan harapan para pengusaha angkutan komersil mau beralih kepada produk yang jauh lebih berkualitas" tutur Andar Titi Lestari, Manager Communication and relations MOR IV dalam kesempatan yang sama.

Tags

Komentar

 
x