Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 20:46 WIB

Nikmatnya Kopi Indonesia Diantri Warga Slowakia

Oleh : - | Kamis, 23 November 2017 | 09:40 WIB
Nikmatnya Kopi Indonesia Diantri Warga Slowakia
(Foto: kemlu.go.id)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kedutaan Besar RI di Bratislava mempromosikan kopi, teh, dan cokelat di Bory Mall, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Bratislava, Slowakia.

Dalam promosi bertajuk Kava, Caj Cokolada Festival 2017 ini, sedikitnya seribu pengunjung memenuhi outlet Indonesia. Mereka terpaksa harus antri guna mencicipi nikmatnya kopi, teh, dan cokelat asal Indonesia.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima media di Jakarta, Rabu (22/11/2017), kegiatan yang berlangsung dua hari ini, diikuti 55 eksibitor yang merupakan para produsen, wholesaler, distributor, retailer. Terlibat juga sejumlah barista, berasal dari Slowakia maupun negara sekitar.

Berbagai respons positif didapatkan dari pengunjung yang mengunjungi stan Indonesia.

Salah seorang pengunjung yang juga seorang pengusaha, sekaligus pecinta kopi, menyatakan puas setelah mencicipi kopi Indonesia yang disajikan oleh para eksibitor. Diakui, citra rasa kopi Indonesia di atas kopi lainnya.

Pada umumnya eksibitor menyajikan kopi asal negara-negara Amerika Latin dan Afrika. Sementara Indonesia menyajikan kopi berjenis Arabika dari Jawa dan Sumatera, serta kopi Flores.

Untuk produk kopi, teh, dan cokelat yang disajikan, KBRI menggandeng Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Budapest, Takara (Indonesia), Tanamera (Slowakia), dan PT Altair Catra Global (Indonesia).

Selain itu, juga berpartisipasi perusahaan Slowakia bernama Petimerah sebagai satu-satunya perusahaan Slowakia yang menjual kopi Indonesia pada festival tersebut.

Selain kopi, teh, dan cokelat, juga dipromosikan produk gula kelapa Indonesia oleh perusahaan Chute Indonezie SK yang berbasis di Slowakia.

Produk gula kelapa ini juga mendapat respons yang positif karena rasa manis gula kelapa memiliki sensasi yang berbeda ketika ditambahkan rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan kayu manis.

Perusahaan ini telah menjadi pemasok gula kelapa asal Indonesia untuk pasar Eropa Barat dan Tengah, termasuk Slowakia.

Dubes RI untuk Slowakia Adiyatwidi Adiwoso Asmady menyatakan bahwa melalui Kava, Caj Cokolada Festival 2017 merupakan salah satu cara KBRI untuk mempromosikan dan memperluas pasar kopi, teh, dan cokelat di Slowakia dan negara-negara sekitar.

Lebih lanjut disampaikan bahwa di pasar Slowakia, berbagai jenis kopi Indonesia telah masuk di outlet-outlet ataupun coffee shop ternama di Slowakia.

Namun demikian, brand kopi dari negara-negara kawasan Amerika Latin dan Afrika juga sangat tinggi di pasar Slowakia. Hal ini terlihat dari seluruh eksibitor yang hanya menjual kopi-kopi asal Amerika Latin dan Afrika.

Menurutnya, upaya-upaya promosi semacam ini dengan menggandeng berbagai pihak sangat diperlukan untuk menguatkan citra kopi atau pun produk Indonesia lainnya. Selain itu, diharapkan akan semakin meningkatkan hubungan perdagangan bilateral Indonesia-Slowakia.

Hal yang sama ditekankan Kepala ITPC Budapest Hikmat Rijadi yang menyatakan berdasarkan data statistik portal ITC Trade Map disebutkan bahwa nilai impor kopi Slowakia pada 2016 dari Jerman dan dunia relatif tinggi untuk kawasan Eropa Tengah dan Timur, yaitu masing-masing US$64.249.000 dan US$212.106.000.

Sementara, impor dari Indonesia tahun 2016, sebesar US$183.000. Adapun konsumsi per kapita di 2017 sebesar 4,1kg/kapita/tahun. Artinya, potensi pasar masih terbuka luas dan citra produk Indonesia khususnya kopi diharapkan dapat bersaing dengan negara-negara lain.

Beberapa catatan lain selama dua hari pameran antara lain pengunjung atau pun pengusaha yang hadir menyatakan bahwa tidak semua produk Indonesia yang dipamerkan sudah dijual di pasar Slowakia dan masih sulit proses pengiriman produk Indonesia ke Slowakia secara langsung.

Hal itu diakui oleh Herlina Suhairy, Komisaris PT Altair Catra Global, salah satu usahanya adalah memberikan layanan kepada kalangan UKM untuk memperluas jaringan usahanya ke tingkat global.

Ia melihat bahwa pasar Slowakia masih terbuka luas bagi produk-produk Indonesia. Pihaknya akan membantu mendorong kalangan pengusaha di Indonesia dapat melakukan ekspansi pasar ke Slowakia.Kerja sama dengan salah satu eksibitor kopi asal Slowakia, tengah dijajaki.

Marian Harsany, organizer dari event festival ini secara khusus mengundang KBRI Bratislava untuk berpartisipasi karena Indonesia merupakan salah satu negara produsen kopi, dan kopi Indonesia berbeda serta memiliki banyak keragaman dibanding negara-negara lain.

Pada event tahunan ini, Indonesia menjadi negara satu-satunya yang ikut serta. Rangkaian kegiatan di festival ini juga diisi dengan presentasi mengenai kopi Indonesia oleh Petimera, dan promosi mengenai destinasi wisata di Indonesia. [tar]

Komentar

 
x