Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 20:43 WIB

Rini Tunjuk Direktur PLN Urusi SDM Pertamina

Oleh : Uji Sukma Medianti | Senin, 27 November 2017 | 15:47 WIB
Rini Tunjuk Direktur PLN Urusi SDM Pertamina
Nicke Widyawati (kiri) - (Foto: Humas BUMN)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno memindahtugaskan Nicke Widyawati yang semula Direktur Pengadaan Stratgis 1 PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), menjadi Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pertamina (Persero).

Acara serag terima jabatan itu dibuka oleh Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro, Senin (27/11/2017) pukul 13.30 WIB, dihadiri oleh Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero) serta Pejabat dan Pegawai Kementerian BUMN.

Alasan Menteri Rini menunjuk Nicke secara mendadak ini, kata Aloysius guna mengisi kekosongan jabatan Direktur SDM PT Pertamina (Persero). Sebagai pemegang saham, Kementerian BUMN berharap kehadiran Nicke sebagai Direktur SDM bisa memberi nilai tambah bagi perusahaan.

"Sebagaimana diketahui Pertamina merupakan salah satu BUMN terbesar di Indonesia. Dengan wilayah usaha meliputi seluruh Indonesia dan luar negeri dengan total aset US$49,76 miliar (Per 30 Sep 2017), dimana 21,8% nya merupakan aset tetap dan laba sebesar US$1,99 miliar," terang Aloy di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Disamping itu, PT Pertamina memiliki peran vital bagi NKRI sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk menyediakan produk bahan bakar bagi masyarakat Indonesia. Saat ini Pertamin memiliki kurang lebih 22 ribu karyawan yang bergerak di upstream, midstream, downstream dan supporting yang mendukung kinerja perusahaan.

Aloysius menambahkan bahwa peran strategis tersebutlah yang melatarbelakangi pemisahan fungsi Direktorat Aset dan Manajemen SDM. Diharapkan Direktur Manajemen Aset saat ini dapat memberikan perhatian penuh dan fokus untuk dapat mengelola dan memonetisasi aset tetap sehingga memberikan kontribusi lebih besar kepada laba perusahaan.

Program-program yang belum tercapai sesuai target seperti sertifikasi tanah dan program kerjasama terkait utilisasi aset tetap dapat segera dieksekusi.

"Sedangkan dari sisi pengelolaan SDM, diperlukan peningkatan kualitas human capital yang mumpuni agar PT Pertamina mampu menyediakan produk dengan kualitas terbaik secara konsisten dan kontinyu dengan harga terbaik. Memandu talenta-talenta di Pertamina tentu bukan tugas yang mudah, akan tetapi merupakan tantangan besar untuk mengelola dan mengembangkan human capital sebesar ini. Melanjutkan dan mengembangkan program SDM yang sifatnya upskilling dan upgrading karyawan harus terus dilaksanakan untuk mendukung kinerja perusahaan", tutur Aloysius. [hid]

Komentar

 
x