Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 13:11 WIB

DPR Ingatkan Tim Ekonomi Jokowi Soal Target Pajak

Oleh : - | Selasa, 28 November 2017 | 12:17 WIB
DPR Ingatkan Tim Ekonomi Jokowi Soal Target Pajak
Anggota Komisi IX DPR asal Gerindra, Heri Gunawan - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Target pajak 2017 diharapkan bisa tercapai, karena sangat diperlukan untuk membiayai pembangunan negara. Agar tak meleset, perlu solusi dan inovatif dari permasalahan yang ada.

"Indikasi melenceng target penerimaan pajak sudah terlihat sejak September 2017, mengingat angkanya hanya berkisar Rp770,7 triliun atau mengalami pertumbuhan menurun sebesar minus 2,79 persen dibanding tahun yang sama," kata anggota Komisi IX DPR, Heri Gunawan di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Heri bilang, target penerimaan pajak setelah dilakukan perubahan (APBN-P 2017) sebesar Rp1.283,8 triliun. Atau turun ketimbang realisasi penerimaan pajak 2016.

DPR, kata Herry, mengingatkan tim ekonomi Jokowi atas potensi gagal target sektor pajak hingga berakhirnya 2017. Dalam hal ini, pemerintah perlu realistis dalam menentukan target pajak, terutama di tengah kondisi perekonomian yang serba tidak pasti.

Apalagi, lanjutnya, ke depannya pemerintah juga dinilai menghadapi lebih beragam tantangan perpajakan seperti realisasi penerimaan pajak dari sektor migas yang berpotensi menurun.

Ia menegaskan, DPR bakal terus mengawasi kerja pemerintah, terutama terhadap hal mendasar, yaitu reformasi perpajakan nasional untuk meningkatkan tax ratio yang masih sangat rendah.

Pada konteks ini, ujar Heri, usaha peningkatan kepatuhan bayar pajak harus dilakukan objektif dan adil.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan tidak akan melakukan intimidasi dalam upaya mengumpulkan pajak bagi penerimaan negara. "Dalam upaya mengumpulkan pajak, saya tidak ingin intimidasi karena hal itu membuat ekonomi lemah," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu malam (22/11/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyatakan bahwa seluruh wajib pajak akan diperlakukan secara wajar. Masalah pajak harus disikapi secara hati-hati khususnya terhadap golongan menengah guna menciptakan situasi yang kondusif. [tar]

Komentar

 
x