Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 12:49 WIB
 

CORE: Ekonomi Macet karena Konsumsi RT Kuntet

Oleh : Uji Sukma Medianti | Selasa, 28 November 2017 | 14:36 WIB
CORE: Ekonomi Macet karena Konsumsi RT Kuntet
Ekonom CORE, Hendri Saparini - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memerkirakan ekonomi Indonesia 2017, hanya bisa tumbuh maksimal 5,1%. Lantaran, daya beli rumah tangga rendah.

Ekonom CORE, Hendri Saparini, menuturkan, salah satu masalah utama yang membuat ekonomi sulit dikerek maksimal di 2017 adalah konsumsi rumah tangga yang rendah alias kuntet. "Konsumsi rumah tangga kontribusinya cukup besar. Dari awal kami meyakini bahwa pelambatan konsumsi terjadi karena terjadinya pergeseran," jelas Hendri di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Hendri mengatakan, konsumsi rumah tangga hingga bulan November belum menunjukkan tanda-tanda yang cukup menggembirakan. "Di November, ada kekhawatiran terhadap sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni dari konsumsi rumah tangga," jelasnya.

Dia bilang salah satu faktor utama lesunya konsumsi rumah tangga adalah dicabutnya subsidi listrik untuk golongan 900 VA yang golongan mampu secara bertahap sejak awal tahun 2017 lalu.

"Pemangkasan subsidi listrik untuk 900VA dari 23,9 juta rumah tangga jadi 4 juta rumah tangga. Kami meyakini itu akan mengurangi konsumsi rumah tangga terutama di kelompok terbawah," jelasnya.

Selain itu, adanya pengurangan suplai tabung gas LPG melon ke LPG pink juga turut menurunkan gairah konsumsi masyarakat menengah ke bawah. "Memang tidak ada kenaikan harga, tapi suplainya berkurang," ungkapnya. [ipe]

Komentar

 
Embed Widget

x