Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 18:21 WIB

Darmin Pede Inflasi 2017 Tak Akan Lebih Dari 3,1%

Oleh : - | Selasa, 5 Desember 2017 | 03:29 WIB
Darmin Pede Inflasi 2017 Tak Akan Lebih Dari 3,1%
Menko Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan inflasi 2017 tak lebih tinggi dari 3,1%. naik tipis ketimbang inflasi 2016 sebesar 3,02% (yoy).

Darmin mengatakan, meski laju inflasi cenderung turun sepanjang tahun, pemerintah tetap mewaspadai potensi tekanan inflasi dari kelompok harga barang yang bergejolak (volatile foods), atau bahan pangan. Mengingat permintaan pangan biasanya meningkat di akhir tahun.

"Jika dilihat, Oktober 2017 kan hanya 2,67 persen (year to date/ytd) kalau tambah 0,2 persen (di November 2017) masih 2,8 persen atau 2,9 persen tambah nanti satu bulan lagi ya sekitar 3,1 persen," ujar Darmin di Jakarta, Senin (4/12/2017).

Selain itu, lanjut Darmin, biasanya terdapat perubahan cuaca yang signifikan pada akhir tahun ini. Hal itu dikhawatirkan mempengaruhi hasil panen petani dan tingkat kecukupan pangan bagi masyarakat. "Hal yang kami tidak tahu pada musim ini, apakah ada tekanan volatile foods? Ya sebetulnya sih cuaca tidak jelek, tapi juga ada soal hama," tutur Darmin.

Dengan perkiraan inflasi 3,1% sepanjang 2017, Darmin memerkirakan, pertumbuhan ekonomi akan sebesar 5,1% (year on year/yoy).

Pada hari yang sama, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi November 2017 sebesar 0,2% (mtm). Alhasil, inflasi tahun kalender menjadi 2,87%, dan inflasi tahunan sebesar 3,3% (yoy). "Inflasi November dipengaruhi oleh kenaikan harga cabai merah, bawang merah dan beras," kata Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto.

Ketiga harga komoditas tersebut mengalami kenaikan karena pengaruh musim yang tidak menentu sehingga mempengaruhi hasil produksi.

Kenaikan harga cabai merah dalam periode ini memberikan andil inflasi sebesar 0,06%, diikuti harga beras yang memberikan andil inflasi 0,03% dan harga bawang merah dengan andil inflasi 0,02%. "Harga beras dalam November 2017 mengalami kenaikan harga tipis, tapi bobotnya besar dalam inflasi," ujar Kecuk.

Harga bahan pangan yang ikut mengalami kenaikan dan memberikan andil terhadap inflasi adalah daging ayam ras, ikan segar dan telur ayam ras. Secara keseluruhan, kelompok bahan makanan tercatat memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,37% pada November 2017. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x