Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 13:27 WIB

Pasca Erupsi Gunung Agung

DPR Tantang Kemenpar Pulihkan Pariwisata di Bali

Oleh : - | Rabu, 6 Desember 2017 | 09:40 WIB
DPR Tantang Kemenpar Pulihkan Pariwisata di Bali
Anggota Komisi X DPR, Putu Supadma Rudana - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Parlemen mendesak Kementerian Pariwisata bergerak cepat dalam memulihkan ekonomi pariwisata di Bali, pasca-erupsi Gunung Agung. Agar potensi kehilangan devisa sebesar Rp9 triliun tidak membesar.

"Masyarakat kita hampir 80 persen bergantung dari sektor pariwisata. Pemerintah pusat harus segera bergerak bersama-sama pemerintah daerah untuk segera memulihkan ekonomi pariwisata di Bali," kata anggota Komisi X DPR, Putu Supadma Rudana dalam rilis kepada media di Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Hal itu dikatakan Supadma di sela-sela acara Gerakan Sadar Wisata dan aksi sapta pesona di Sacred Monkey Forest Sanctuary, Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (5/12/2017).

Kata Supadma, kalau tidak segera dilakukan pemulihan tersebut dikhawatirkan akan banyak terjadi pemutusan hubungan kerja secara massal, pengangguran, dan kebangkrutan perusahaan. Diharapkan, pemerintah pusat dan daerah mengambil langkah konkrit untuk memulihkan Bali dengan menyiapkan shuttle bus gratis dari satu tempat wisata ke wisata lain untuk menarik minat wisatawan asing datang ke bali.

"Bencana ini tidak bisa dihindari tapi harus dikelola, agar pariwisata bali bisa kembali membaik. Menyediakan `shuttle` bus gratis, menyediakan dukungan bandara yang terdekat seperti di Bandara Juanda, Surabaya atau membuka bandara khusus pariwisata pada malam hingga pagi hari meskipun biaya lebih tinggi," kata Supadma.

Menurut Supadma, kelemahan saat ini adalah kurangnya sinergi lantaran kuatnya ego sektoral. Hal ini perlu ditingkatkan antara pusat dan daerah untuk kemajuan pariwisata. Harus ada pariwisata berkesinambungan sehingga destinasi akan terus berkembang dan memberikan dampak yang besar demi kemajuan pariwisata di Bali ini.

Supadma mengapresiasi Desa Pekraman Padangtegal yang memiliki destinasi wisata spiritual ubud. "Destinasi ini sangat besar memberikan kontribusi kesejahteraan kepada desa di sekitar baik dari tempat pariwisata, tempat makan, penginapan, restoran dan lainnya," katanya.

Dia mengatakan, pajak yang dihasilkan Desa Pekraman Padangtegal tiap bulan sekitar Rp600 juta kepada pemerintah daerah. Hal itu unik karena sebuah desa adat memberikan dampak yang begitu luas bagi kemajuan masyarakat dan daerahnya. [tar]

Komentar

 
x