Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 18:22 WIB

Korupsi, Menkeu Kasih Nilai 7 Bagi Ditjen Pajak

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 6 Desember 2017 | 12:48 WIB
Korupsi, Menkeu Kasih Nilai 7 Bagi Ditjen Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom/M Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ibarat guru, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi nilai 7 bagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait pemberantasan korupsi di dalam tubuh institusi tersebut.

Menurut Menkeu, angka 7 ini sudah jauh lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya dengan praktik korup di lembaga ini begitu marak. Kasus yang menyita perhatian banyak publik adalah kasus Gayus Tambunan seorang pegawai pajak golongan 3A yang terbukti menerima suap Rp925 juta.

"Karena korupsinya sudah enggak sistemik. Artinya itu, sistemnya tidak lagi memperbolehkan dan menyuburkan korupsi ada di lingkunganny," kata Sri Mulyani dalam acara 'Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional DJP Tahun 2017' di DJP Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun bertekad, akan menghilangkan korupsi di lembaga perpajakan. Lantaran 80% penerimaan negara bersumber dari pajak.

Menurut Menkeu, di lingkungan Ditjen Pajak mendesain secara sistematik tak ada lagi korupsi. Namun, dia mengakui masih adanya kemungkinan melakukan korupsi secara individu. "Yang ada korupsinya itu sekarang sifatnya individual sporadis," ucapnya.

Maka dari itu, diacara peringatan hari anti korupsi internasional, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta melakukan evaluasi apakah institusi DJP sudah bersih dari korupsi dan tetap mawas diri melakukan perlawanan terhadap korupsi, alias tidak sekedar seremoni biasa.

"Saya minta melakukan refleksi dan evaluasi dari apa yang selama ini belum tercapai. Yaitu persepsi tadi, bahwa Ditjen Pajak itu adalah institusi terbaik dan bersih. Persepsi itu not necesarry right, tapi pasti ada yang men-trigger," katanya. [hid]

Komentar

 
Embed Widget

x