Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 18:16 WIB

Pengusaha China Siap Investasi di TanjungPinang

Oleh : - | Kamis, 7 Desember 2017 | 08:09 WIB
Pengusaha China Siap Investasi di TanjungPinang
Kepala Badan Pengusahaan Free Trade Zone TanjungPinang, Den Yealta - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Tanjungpinang - Sejumlah pengusaha asal China tertarik berinvestasi di Kota Tanjungpinang. Sektor bisnisnya bermacam-macam mulai suku cadang hingga makanan halal.

"Kami sudah bertemu sejumlah pengusaha Tiongkok. Mereka sudah melihat lahan di kawasan Dompak dan Senggarang," kata Kepala Badan Pengusahaan Free Trade Zone TanjungPinang, Den Yealta di Tanjungpinang, Rabu (6/12/2017).

Den mengemukakan, sejumlah pengusaha dari berbagai perusahaan tertarik menginvestasikan modalnya untuk membangun usaha perakitan mobil di Dompak, Tanjungpinang. Investor membutuhkan lahan seluas 10 hektare.
"Suku cadang mobil yang akan dirakit juga berasal dari Tiongkok (China)," ucapnya.

Pengusaha tersebut juga mengunjungi Kantor Badan Pengusahaan FTZ Tanjungpinang. Hal itu menunjukkan keseriusan para investor tersebut.

Selain investor tersebut, Den mengemukakan, pengusaha asal Tiongkok juga tertarik membangun perusahaan makanan halal. Usaha tersebut rencanakan dibangun di Dompak. "Kami masih berkoordinasi dengan Kementerian Perekonomian untuk memudahkan investor asal Tiongkok itu berinvestasi," ujarnya.

Den Yealta mengatakan sejumlah pengusaha asing juga tertarik membangun rumah sakit berstandar internasional. Pembangunan rumah sakit ini direncanakan dilaksanakan di Senggarang.

BP FTZ Tanjungpinang sudah mempresentasikan lahan yang potensial dibangun rumah sakit, termasuk fasilitas yang diberikan pemerintah kepada investor.

BP FTZ Tanjungpinang juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Tanjungpinang terkait rencana investasi tersebut.
"Kami berharap rumah sakit ini berdampak positif untuk masyarakat. Masyarakat Kepri tidak perlu lagi berobat ke Singapura atau Malaysia," katanya.

Pengusaha asal Tiongkok juga tertarik membangun rumah peristirahatan di Senggarang. Rumah peristirahatan ini akan dimanfaatkan para manula asal Singapura. "Ada satu juta orang usia manula di Singapura. Mereka dapat tinggal di rumah peristirahatan tersebut," ujarnya. [tar]

Komentar

 
x