Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 April 2018 | 14:05 WIB
 

Airlangga Pasang Target Tinggi di Tahun Politik

Oleh : - | Senin, 11 Desember 2017 | 17:09 WIB
Airlangga Pasang Target Tinggi di Tahun Politik
Menteri Perindustrian Airlangga hartarto - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tak sedang bercanda, Menteri Perindustrian Airlangga hartarto mematok pertumbuhan industri 5,67% pada 2018. Tahun depan adalah tahun politik, semuanya sibuk berpolitik.

"Tentu kami melihat beberapa industri yang pertumbuhannya tinggi termasuk logam, elektronik, permesinan, makanan minuman, kemudian industri farmasi, itu pertumbuhannya tinggi, di atas pertumbuhan ekonomi," kata Airlangga di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Oleh karena itu, lanjut Airlangga, Kementerian Perindustrian akan mendorong sektor-sektor tersebut agar bisa mencapai target pertumbuhan industri tahun depan.

Airlangga yang disebut-sebut bakal menjadi Ketum Golkar ini, mengatakan, Kementerian Perindustrian juga akan mendorong industri yang memiliki daya saing di pasar global, di antaranya industri otomotif dengan menggandeng industri terkait dari Jepang dan Korea Selatan.

"Di samping itu yang mempunyai daya saing besar di pasar global itu industri otomotif, elektronik, industri makanan minuman. Ini akan menjadi tiga penggerak utama untuk pasar regional bekerja sama dengan Jepang, Korea, juga untuk mengisi global value chain di ASEAN," kata Airlangga.

Sedangkan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di dalam negeri, kata Airlangga, Kemenperin akan membantu pertumbuhan industri yang berbasis padat karya. Industri ini seperti tekstil, alas kaki, farmasi dan herbal.

"Dan juga industri aneka yang menjadi andalan adalah industri perhiasan. Kami juga kembangkan industri farmasi, obat, herbal dan kosmetik. Jadi itu industri-industri yang didorong dan Indonesia sudah mempunyai pasar yang cukuip kuat di ASEAN," ujar mantan Ketua Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) ini.

Informasi saja, tahun ini, industri logam dasar tumbuh 10,6%; industri alat angkut tumbuh 5,6%; industri makanan dan minuman tumbuh 9,49%; industri mesin dan perlengkapan tumbuh 6,35%; industri kimia dan farmasi tumbuh 8%. Angka itu sekaligus mengindikasikan basis utama industri bergerak dan tumbuh, serta terdapat kepercayaan baik dari sisi pelaku industri maupun pasar dalam negeri terhadap pemerintah. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x