Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 12:53 WIB
Hightlight News

KPUPR Siapkan Akses Air Bersih di 15 Ribu Desa

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 20 Desember 2017 | 11:05 WIB

Target Pamsimas III

Target Pamsimas III

Pelaksanaan Pamsimas III dimulai tahun 2016 dengan melakukan persiapan seperti penetapan kabupaten dan pemilihan desa sasaran. Pelaksanaan fisik di lapangan dimulai tahun 2017 hingga 2020. Capaian tahun. 2017, program ini dilaksanakan di 4.583 desa yang tersebar pada 365 kabupaten.

Direktur Jenderal Cipta Karya Sri Hartoyo mengatakan pemerintah menyiapkan Rp 300 juta untuk pembangunan sanitasi satu desa dalam program Pamsimas III. “Tidak semua desa memiliki masalah air minum dan sanitasi. Intervensi ini hanya pada desa yang memiliki masalah tersebut. Sehingga bukan pemerataan namun money follow program,”jelasnya.

Akses air minum aman tidak harus melalui perpipaan, termasuk menjaga sumber air agar tidak tercemar seperti sumur yang banyak di perdesaan.

Program Pamsimas merupakan salah satu kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman berbasis masyarakat. Melalui pendekatan ini, masyarakat difasilitasi untuk secara mandiri dapat memenuhi kebutuhan infrastruktur air minum dan sanitasi.

“Pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan peran masyarakat sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah untuk pengelolaan pelayanan air minum dan sanitasi di kawasan perdesaan secara berkelanjutan”, tambahnya.

Dalam penyelenggaraannya turut melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Kesehatan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan Kementerian Dalam Negeri.

Pada acara tersebut juga diberikan Penghargaan kepada 10 Kabupaten pelaksana Pamsimas terbaik dan Desa Pelaksana Pamsimas I dan II yang telah berhasil memenuhi 100% akses air minum dan sanitasi tingkat desa.

1

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x