Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 20:40 WIB
 

Jejak Luhut Berburu Investasi Hingga ke Korsel

Oleh : - | Rabu, 20 Desember 2017 | 17:40 WIB
Jejak Luhut Berburu Investasi Hingga ke Korsel
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyambangi Negeri Gingseng guna menjajaki sejumlah peluang investasi. Khususnya sektor infrastruktur yang butuh dana jumbo.

Saat bertemu Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korsel, Kim Hyun-mee di Seoul, Selasa (19/12/2017), Luhut mengungkapkan harapan agar Korsel bisa kucurkan investasi ke Indonesia.

Kata Luhut, investasi luar negeri, termasuk dari Korsel, masih sangat dibutuhkan Indonesia. Khususnya untuk membiayai proyek infrastruktur, lantaran keterbatasan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Mendengar ini, Menteri Kim bilang, saat ini, Korsel memgalokasikan dana besar untuk investasi infrastruktur di luar negeri. "Kedua kepala negara RI dan Korea Selatan telah menyetujui untuk mendorong kerja sama investasi. Kami memberi dukungan seluas-luasnya kepada perusahaan-perusahaan yang menanamkan modalnya di Indonesia dan kami harap Indonesia juga melakukan hal yang sama," kata Kim.

Kim menuturkan, seiring dengan tren yang mendunia saat ini, Pemerintah Korsel sekarang sedang sangat aktif berinvestasi di bidang infrastruktur.

"Kami mengalokasikan dana untuk pembiayaan infrastruktur negara-negara berkembang, tahun ini nilainya kami naikkan 500 miliar dolar AS, dari jumlah tersebut 100 miliar dolar AS kami alokasikan untuk negara-negara ASEAN," kata Kim.

Kim mengatakan, Korsel telah berkomitmen untuk turut serta dalam pembiayaan pembangunan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) tahap dua dan tiga tetapi yang masih diharapkannya adalah kepastian investasi. Ia mengklaim negaranya telah sukses membangun kereta api cepat yang diadaptasi dari teknologi Prancis. "Korea Selatan sangat tertarik mengikuti tender bakal pelanting untuk LRT, produk kami ini sudah terkenal secara global," ungkapnya.

Selanjutnya Luhut menyambut baik dan berharap sudah ada yang bisa terealisasi sebelum kunjungan Presiden Joko Widodo ke negara tersebut. Selanjutnya, Luhut berjanji akan memberi kabar mengenai lelang tersebut.

Sekedar informasi saja, Korsel menjadi investor terbesar ketiga yang masuk ke Indonesia, setelah Singapura dan Jepang. Sepanjang 2012-2016, investasi Korsel mencapai US$7,5 miliar untuk 7.607 proyek. [tar]

Komentar

 
x