Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 18:20 WIB
 

Ini Kabar Buruk CPO dari India dan Pakistan

Oleh : - | Jumat, 22 Desember 2017 | 06:09 WIB
Ini Kabar Buruk CPO dari India dan Pakistan
Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Togar Sitanggang - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Saat ini, industri minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) tengah dilanda galau. Lantaran ekspor menuju India dan Pakistan mengalami penurunan.

Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia harus mengantisipasi permintaan India dan Pakistan yang terus-menerus anjlok.

Pada Oktober 2017, misalnya, total ekspor CPO Indonesia (tidak termasuk biodiesel dan oleochemical) sebesar 2,60 juta ton. Atau turun 5,6% dibanding bulan sebelumnya.

Alhasil, stok CPO di dalam negeri sampai Oktober naik 16% ketimbang bulan sebelumnya. Atau dari 2,92 juta ton (September) naik menjadi 3,38 juta ton (Oktober).

"Produksi minyak sawit Indonesia (CPO dan palm kernel oil atau PKO) pada Oktober 2017 meningkat 3% dibanding September. Atau dari 4,03 juta ton menjadi 4,16 juta ton," ujar Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Togar Sitanggang.

Khusus permintaan dari Pakistan, kata dia, mengalami penurunan cukup signifikan, yaitu 32%. Atau dari 211.520 ton pada September, ambruk menjadi 144.260 ton pada Oktober.

"Penurunan permintaan dari Pakistan dikarenakan mulai aktifnya crushing plant di negara tersebut yang memicu impor kedelai dan kanola yang tinggi. Selain itu juga harga menjadi faktor kuat bagi Pakistan dalam menentukan volume pembelian minyak sawit," kata Togar.

Sedangkan penurunan permintaan dari India, kata Togar, terjadi lantaran penerapan harga dan bea masuk yang tinggi. Selain itu, India sedang giat mengisi stok kedelai di dalam negerinya.

Di sektor biodiesel, serapan biodiesel dalam negeri pada Oktober menurun 4% atau dari 225.000 ton pada September turun menjadi 216.000 ton pada Oktober. Serapan biodiesel di dalam negeri masih konsisten tiap bulannya meskipun ada fluktuasi. [tar]

Komentar

 
x