Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 26 April 2018 | 14:42 WIB
 

2018, Kebijakan Perdagangan Harus Lebih Terbuka

Oleh : - | Jumat, 22 Desember 2017 | 11:12 WIB
2018, Kebijakan Perdagangan Harus Lebih Terbuka
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tahun depan, pemerintah diharapkan lebih terbuka dalam mengeluarkan kebijakan perdagangan. Khususnya untuk menjaga harga komoditas pertanian.

"Memasuki 2018, kami mendorong pemerintah untuk menjalankan kebijakan pangan yang mengepankan kepentingan rakyat. Pemerintah tidak perlu ragu untuk melibatkan diri ke dalam perdagangan internasional dan mengambil manfaat dari mekanisme pasar," kata Kepala Penelitian Cmter of Indonesian Poicy Studies (CIPS) Hizkia Respatadi di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Menurut Hizkia, dengan mengikuti mekanisme pasar, harga komoditas pangan di tanah air, akan lebih terjangkau. Dalam kaitannya dengan ekspor, pemerintah harus bisa memaksimalkan komoditas pangan yang memang berlimpah, seperti cokelat dan kopi.

Selain itu, ujar dia, terkait kebijakan impor, untuk menghindarkan monopoli, pemerintah sebaiknya juga memberikan kesempatan kepada berbagai pihak, BUMN atau swasta untuk mengimpor komoditas pangan.

Sebagaimana diwartakan, Kementerian Pertanian mendorong berbagai perusahaan yang bergerak di sektor pertanian dapat mengadopsi model bisnis inklusif.

Di mana, keuntungan yang dihasilkan dari bisnis dialokasikan sebagian untuk meningkatkan kesejahteraan petani di sekitarnya. "Angkat kesejahteraan petani dengan model inclusive business. Kami akan usahakan agar industri besar bisa merangkul banyak petani," kata Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono. [tar]

Komentar

 
x