Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 05:39 WIB

KAI Teken Anggaran PSO Rp2,39 Triliun

Oleh : Uji Sukma Medianti | Jumat, 29 Desember 2017 | 09:21 WIB
KAI Teken Anggaran PSO Rp2,39 Triliun
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mendapatkan anggaran Public Service Obligation (PSO) senilai Rp2,39 triliun dari pemerintah untuk tahun 2018.

Hal ini ditandai dengan penyelenggaraan nota kesepahaman antara Dirjen Perekeretaapian Kementerian Perhubungan dengan KAI pada Kamis 28 Desember 2017.

Dengan begitu, maka kontrak PSO tersebut sudah bisa efektif digunakan pada 1 Januari 2018. Dirjen Perkeretaapian, Zulfikri menerangkan, jumlah PSO tahun 2018 mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Pasalnya, untuk tahun 2017 jumlah PSO yang diterima KAI nilainya mencapai Rp2,09 triliun. Zulfikri menyebut angka kontrak PSO antara pemerintah dan KAI memang selalu mengalami peningkatan sejak tiga tahun terakhir ini.

"Besaran kontrak mulai tahun 2016 nilainya Rp 1,8 triliun,untuk tahun 2017 ada Rp 2,1 Triliun dan tahun depan Rp2,39 triliun," jelasnya.

Pada kontrak PSO tersebut, lintas layanan kereta api kelas ekonomi yang memperoleh PSO, sama dengan tahun 2017. Begitupun dengan besaran tarif kereta api tahun 2018.

Zulfikri menambahkan, dari besaran subsidi tahun 2018 itu, alokasi terbesar masih diberikan untuk penumpang yang menggunakan KRL Commuterline.

Hal ini, seiring dengan program pemerintah yang ingin memindahkan mobilitas masyarakat dari penggunaan moda transportasi berbasis jalan raya ke moda transportasi berbasis rel.

Dengan adanya kontrak PSO ini, dia juga berharap penumpang bisa menikmati sekaligus menjaga fasilitad kereta api. Dia juga meminta KAI untuk melaksanaka pelayanan ini dengan sebaik-baiknya.

"Saya kira sekarang sudah semakin baik, penampila Stasiun Pasar Senen sudah tidak kalah dengan Stasiun Gambir dan faktor keselamatan tentu jadi yang nomor satu," jelasnya. [jin]

Tags

Komentar

Embed Widget

x