Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 10:51 WIB
 

Biayai LRT Jabodebek

KAI Dapat Utangan Rp19,5 Triliun dari 12 Bank

Oleh : Uji Sukma Medianti | Jumat, 29 Desember 2017 | 14:20 WIB
KAI Dapat Utangan Rp19,5 Triliun dari 12 Bank
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero/KAI) mendapatkan dana utangan sindikasi 12 bank senilai Rp19,25 triliun. Pinjaman berdurasi 18 tahun untuk membiayai proyek Kereta Ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek.

Kontrak pinjaman tersebut terdiri dari Rp18,1 triliun untuk kredit investasi, dan Rp1,15 triliun untuk kredit modal kerja. Penandatanganan perjanjian fasilitas kreditnya dilakukan dengan Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga dan PT SMI serta bank lain seperti Bank DKI, BTMU, Hana Bank, Shinhan Bank Indonesia, Bank Sumut, dan Bank Mega.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menuturkan, pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek menelan biaya Rp29,9 triliun. "Hari ini sindikasi sebanyak 12 bank membiayai Rp19,25 triliun yang tidak hanya bank lokal tapi juga bank asing," jelas Budi di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Budi berharap, pihak yang terlibat dapat mengelola pembiayaan tersebut secara transparan dan akuntabel. "Selamat atas ditandatanganinya sindikasi proyek kereta api LRT. Saya ucapkan apresiasi yg tinggi kepada berbagai pihak, kepada menko maritim, menko ekonomi, menkeu, dan semua para pihak dan para kreditur yang bersedia dalam proyek ini," jelasnya. [ipe]

Komentar

 
x