Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 10:55 WIB
 

Jokowi Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas

Oleh : - | Jumat, 29 Desember 2017 | 14:48 WIB
Jokowi Ingin Pasar Rakyat Naik Kelas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pontianak - Presiden Joko Widodo bilang, keberadaan pasar rakyat perlu dipertahankan. Karena denyut nadi perekonomian daerah ada di situ. Hanya saja kebersihan dan kenyamanan pasar harus diperhatikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat meresmikan renovasi Pasar Tengah di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (29/12/2017).

Selanjutnya Jokowi mengenang kedatangannya sesaat pasar tersebut terbakar pada 2014. "Tiga tahun lalu saat pasar ini habis terbakar, saya menjanjikan untuk segera dibangun kembali. Saat itu saya ingat, semua pedagang dan PKL bercampur, sehingga menyebabkan kawasan ini jadi kumuh," ungkap Jokowi.

Tak perlu menunggu lama, Jokowi memerintahkan menteri perdagangan untuk membangun kembali Pasar Tengah dengan dana Rp54 miliar. Dana tersebut berasal dari anggaran pusat, dan rampung pada akhir Desember ini.

"Sekarang saya lihat sudah bersih. Pasarnya sudah jadi, kemudian PKL mendapat tempat. Sehingga denyut nadi ekonomi daerah sangat kelihatan kalau masuk ke pasar rakyat ini," tuturnya.

Namun demikian, Jokowi menyayangkan masih banyak pasar rakyat yang belum
dibangun. Alhasil, penampilannya masih kumuh, becek dan amburadul. "Meskipun belanja pada siang hari, pasar gelap kayak malam hari, akibatnya konsumen lari ke pasar modern," ucap Jokowi.

Jokowi berpesan, para pedagang diminta bisa menjaga dan memelihara pasar yang telah direnovasi. Terutama mengenai kebersihan, ketertiban agar konsumen bisa tertarik. "Pedagang juga harus berubah dengan ikut merawat pasar, dan jangan sampai becek, kotor, sehingga pasar rakyat bisa bersaing dengan mal, ritel dan 'supermarket'," ujarnya.

Dalam kunjungan kerja di Kota Pontianak, Jokowi meresmikan renovasi Pasar Tengah yang menampung 851 kios pedagang. Jokowi juga diagendakan blusukan ke empat pasar lainnya yakni Pasar Rakyat Jungkat di Kabupaten Mempawah, Pasar Rakyat Pangkalan Mas di Kabupaten Mempawah, kemudian Pasar Rakyat Kapuas Raya di Kabupaten Sintang yang sama-sama berkapasitas 156 pedagang, serta Pasar Rakyat Tebas yang bisa memuat 194 pedagang di Kabupaten Sambas. [tar]

Komentar

 
x