Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 12:51 WIB
 

Luhut: Tarif LRT Jabodebek (Sementara) Rp12 Ribu

Oleh : Uji Sukma Medianti | Sabtu, 30 Desember 2017 | 06:09 WIB
Luhut: Tarif LRT Jabodebek (Sementara) Rp12 Ribu
Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan bilang, harga tiket kereta ringan/LRT Jabodebek ditetapkan Rp12ribu. Namun bisa pula dinaikkan kalau penumpangnya membludak.

Luhut mengatakan, dengan asumsi jumlah penumpang yang terus bertambah, maka bukan tidak mungkin harga tiket yang dibanderol Rp12.000, dinaikkan. Atau setelah KRL itu tiga atau empat tahun beroperasi.

"Jumlah penumpang (akan) nambah, kita hitung masih di penumpang Rp200ribuan, angka ini bisa naik 10 tahun ke depan atau mungkin lebih cepat dari itu sampai 474 ribu penumpang. Itu baru dari Cibubur, belum bicara dari Bogor, Depok, dan tempat lain," tutur Luhut di Hotel Kempinski, Jakarta, Jum'at (29/12/2017).

Tarif yang ditetapkan itu, kata Luhut, sudah melalui formulasi, termasuk memasukkan angka yang disubsidi oleh pemerintah.

Luhut mengatakan, subsidi yang diberikan untuk tiket LRT nilainya nyaris mencapai Rp2 triliun. Semakin banyak jumlah penumpangnya, maka subsidi yang diberikan pemerintah akan menurun.

"Hampir Rp2 triliun, tapi tidak fix Rp2 triliun, karena (ada) cash flow gap,dan kita yakin akan pupus (subsidinya) karena jumlah penumpang akan naik," ujarnya.

Luhut memastikan proyek kereta ringan/LRT bisa berjalan sesuai rencana. Hal ini diindikasikan dari minat bank yang berkenan untuk membiayai proyek dengan total investasi Rp29,9 triliun. "Proyek ini menurut saya sangat bagus. Dilihat dari jumlah bank yang masuk saja," jelasnya.

Proyek yang bernilai Rp29,9 triliun ini telah mendapatkan pinjaman dari 12 bank sindikasi senilai Rp19,25 triliun baik dari bank himbara maupun swasta dengan jangka waktu tenor selama 18 tahun. [ipe]


Komentar

 
x